Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Optimalisasi Aset Negara: Asrama Haji Kaltara Kini Jadi Hotel Syariah yang Sumbang PNBP

Redaksi Prokal • 2026-02-17 11:50:00
DIMANFAATKAN : Selain difungsikan saat musim haji namun keberadaan Asrama Haji Transit bisa digunakan masyarakat umum dan bisa menyumbang PNBP. (ELIAZAR/RADAR TARAKAN)
DIMANFAATKAN : Selain difungsikan saat musim haji namun keberadaan Asrama Haji Transit bisa digunakan masyarakat umum dan bisa menyumbang PNBP. (ELIAZAR/RADAR TARAKAN)

TARAKAN – Keberadaan Asrama Haji Transit Kalimantan Utara (Kaltara) kini memiliki fungsi ganda yang memberikan dampak positif bagi penerimaan negara. Fasilitas yang berlokasi di kawasan Islamic Center, Kelurahan Kampung Empat, Tarakan Timur ini tidak lagi hanya ramai saat musim haji tiba. Melalui pengelolaan yang inovatif, bangunan megah tersebut kini bertransformasi menjadi Hotel El Hajj yang dibuka untuk masyarakat umum sepanjang tahun.

Langkah ini diambil oleh Kementerian Agama sebagai upaya optimalisasi aset agar tetap produktif meski di luar musim keberangkatan jamaah. Sejak beroperasi penuh, fasilitas yang dibangun oleh pemerintah pusat ini menawarkan akomodasi setara hotel bintang tiga. Hal ini terbukti efektif dalam menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang signifikan bagi daerah dan pusat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan, H. Asmawan, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas ini terus menunjukkan tren positif. Tidak hanya tamu individu yang menginap, namun berbagai instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan mulai rutin menggelar kegiatan di sana. Menurutnya, pemanfaatan asrama haji sebagai hotel memastikan bangunan tersebut tidak terbengkalai atau kosong saat musim haji berakhir.

Hotel El Hajj sendiri didukung dengan 40 kamar yang mampu menampung hingga 200 orang sekaligus. Setiap unit kamar telah dilengkapi fasilitas modern, mulai dari pendingin ruangan, televisi, hingga shower. Selain itu, tersedianya ruang pertemuan yang luas menjadikannya pilihan representatif bagi kegiatan skala besar di Tarakan. Menariknya, hotel ini tetap konsisten menerapkan konsep syariah, di mana setiap tamu yang menginap harus mengikuti ketentuan pasangan yang sah secara kekeluargaan.

Dari sisi ekonomis, harga yang ditawarkan tergolong sangat kompetitif bagi masyarakat luas. Sebagai gambaran, kamar tipe superior yang memiliki empat tempat tidur hanya dibanderol Rp350 ribu per malam. Harga yang terjangkau ini membuat Hotel El Hajj sering dikunjungi tamu dari luar kota seperti Bulungan, Malinau, hingga Nunukan yang datang ke Tarakan untuk sekadar berlibur bersama keluarga.

Pihak pengelola berharap ke depan Hotel El Hajj semakin dikenal luas sebagai pilihan akomodasi syariah yang nyaman di Tarakan. Dengan manajemen yang semakin profesional, aset negara ini diharapkan terus memberikan kontribusi nyata bagi negara sekaligus menyediakan fasilitas publik yang berkualitas di Kalimantan Utara. (*)

Editor : Indra Zakaria