Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Cuaca Ekstrem Terjang Nunukan: Dua Perahu Tenggelam di Perairan Yamaker

Redaksi Prokal • 2026-02-19 06:25:00
TENGGELAM : Kondisi perahu dan muatan usai dihantam angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Nunukan.
TENGGELAM : Kondisi perahu dan muatan usai dihantam angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN- Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi melanda perairan Nunukan pada Rabu (18/2), mengakibatkan dua unit perahu nelayan tenggelam di lokasi berbeda. Insiden yang terjadi di sekitar perairan Yamaker dan PLBL Liem Hie Djung ini dipicu oleh masuknya air laut ke dalam badan kapal setelah diterjang ombak besar. Meski tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut, para pemilik kapal harus menelan kerugian materiil yang cukup besar akibat hilangnya perahu beserta muatannya.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasi Humas Ipda Sunarwan, mengonfirmasi bahwa seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri. Pihak kepolisian melaporkan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini sudah terpantau aman dan kondusif, namun kewaspadaan di area dermaga tetap ditingkatkan mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.

Kejadian pertama menimpa sebuah perahu jongkong yang tengah memuat sekitar 30 drum BBM jenis solar milik seorang warga bernama H. Anto. Sekitar pukul 13.30 WITA, saat perahu bersandar di Jembatan Perikanan Yamaker, hantaman gelombang tinggi membuat air masuk secara cepat dari sisi kapal hingga akhirnya kapal tersebut karam di sekitar dermaga. Satu unit perahu beserta dua mesin 15 PK merk Yamaha dan puluhan drum solar dilaporkan tenggelam ke dasar laut.

Tak berselang lama, tepatnya pukul 15.10 WITA, insiden kedua terjadi di sekitar PLBL Liem Hie Djung. Sebuah perahu yang diawaki oleh Asri dan Bunding baru saja kembali dari aktivitas memukat di perairan Kenabasan dengan muatan rumput laut serta kayu pancang. Perahu tersebut tidak mampu menahan terjangan angin kencang sehingga hanyut dan tenggelam sebelum akhirnya terbawa arus hingga kembali ke wilayah perairan Yamaker.

Menyikapi dua insiden yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut, Polres Nunukan mengeluarkan imbauan tegas bagi para nelayan dan pemilik jasa transportasi laut. Masyarakat diminta untuk lebih disiplin dalam memantau prakiraan cuaca dari instansi berwenang sebelum memutuskan untuk melaut atau melakukan aktivitas bongkar muat di dermaga. (*)

Editor : Indra Zakaria