KRAYAN – Kabar duka menyelimuti dunia penerbangan tanah air. Pesawat jenis Air Tractor AT-802 milik maskapai Pelita Air yang bertugas mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan terjatuh di wilayah Krayan, Kalimantan Utara, pada Kamis (19/2).
Peristiwa nahas ini terjadi sesaat setelah pesawat lepas landas (take-off) dari Bandara Yuvai Semaring. Pesawat yang dipiloti oleh Capt. Hendrik tersebut baru saja menyelesaikan misi pengiriman sekitar 4 ton BBM dari Kota Tarakan menuju Long Bawan.
Menurut keterangan Camat Krayan, Ronny Firdaus, pesawat sempat terlihat berputar-putar di udara sebelum akhirnya oleng. "Setelah terbang, masyarakat sempat melihat pesawat berputar-putar kemudian oleng, lalu terdengar ledakan disusul asap hitam," ujar Ronny. Titik jatuh pesawat ditemukan sekitar tiga kilometer dari ujung runway bandara.
Proses evakuasi dilakukan oleh masyarakat bersama personel TNI dan Polri dengan berjalan kaki selama kurang lebih 40 menit menuju titik api. Di lokasi kejadian ditemukan serpihan sayap serta puing pesawat yang sudah dalam kondisi terbakar dengan posisi pilot yang masih berada di dalam pesawat.
Jenazah Capt Hendrik kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Krayan untuk penanganan lebih lanjut. Pesawat AT-802 sendiri merupakan unit modifikasi khusus yang dirancang untuk membawa cairan seperti bahan bakar atau air pemadam kebakaran ke wilayah dengan akses terbatas dan landasan pendek. (*)
Editor : Indra Zakaria