Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hujan Deras Tak Kunjung Reda, Dataran Tinggi Krayan Kembali Terendam Banjir Setelah Sempat Surut

Redaksi Prokal • 2026-02-25 12:54:49

NEKAT : Masyarakat nekat melintas jalan yang terendam banjir untuk sampai di kantor agar tetap masuk bekerja.
NEKAT : Masyarakat nekat melintas jalan yang terendam banjir untuk sampai di kantor agar tetap masuk bekerja.

Kecamatan Krayan di Kabupaten Nunukan kembali menghadapi tantangan alam setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah dataran tinggi tersebut sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. Kondisi ini menyebabkan sejumlah akses penghubung utama kembali terendam banjir, hanya berselang singkat setelah genangan air sebelumnya dinyatakan surut. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, ini kini dalam kondisi siaga mengingat debit air yang terus naik akibat hujan yang turun sepanjang malam.

Camat Krayan, Ronny Firdaus, menjelaskan bahwa wilayahnya sebenarnya sempat dilanda banjir pada Senin pagi yang mencakup Kecamatan Krayan, Krayan Timur, dan Krayan Barat. Namun, pada hari yang sama, debit air perlahan surut dan aktivitas masyarakat sempat kembali normal. Sayangnya, ketenangan tersebut tidak bertahan lama karena cuaca ekstrem kembali melanda. "Kemarin sempat surut. Pagi ini banjir lagi. Jadi sepanjang malam ini hujan lagi dan air kembali naik," ujar Ronny Firdaus saat memberikan keterangan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Hingga saat ini, pihak kecamatan masih terus memantau situasi dan belum bisa memastikan total kerugian atau dampak kerusakan secara mendetail. Proses inventarisir data masih menunggu laporan resmi dari aparat desa yang melakukan pengecekan langsung di lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan akurasi data sebelum dilaporkan ke tingkat kabupaten, mengingat kondisi geografis Krayan yang cukup menantang.

Meski laporan resmi belum masuk, Ronny mengkhawatirkan dampak banjir kali ini akan serupa dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap merusak lahan pertanian warga serta memutus akses jalan dan jembatan antar-desa. Pihak kecamatan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas serupa. "Kalau untuk dampak banjir saat ini belum kita inventarisir. Kita menunggu laporan dari desa untuk dampak yang terjadi," pungkasnya.(*)

 

Editor : Indra Zakaria