TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 54,1 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Kabar gembira ini ditujukan bagi sekitar 6.000 ASN di lingkungan Pemprov Kaltara, yang mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, mengonfirmasi bahwa kesiapan anggaran tersebut sudah diperhitungkan secara matang, bahkan dengan melakukan pengurangan pada beberapa belanja daerah lainnya. “Untuk THR kita siapkan Rp 54.105.162.961, kita siap saja, ini kabar bagus dan kabar gembira untuk kita semua, namun saat ini kita masih menunggu Peraturan Pemerintah atau PP keluar,” ujar Denny saat memberikan keterangan pada Kamis kemarin.
Selain menunggu terbitnya regulasi dari pusat, Denny menjelaskan bahwa pihak pemerintah daerah juga tengah menanti proses transfer dana ke daerah sebelum pencairan dilakukan. Ia menyebutkan bahwa mekanisme pemberian THR ini biasanya akan menjadi bagian dari pengumuman resmi atau pidato Presiden menjelang hari raya. “Dananya masuk dulu baru kita eksekusi,” tambahnya singkat mengenai prosedur teknis pencairan tersebut.
Mengenai besaran yang akan diterima setiap ASN, Denny merincikan bahwa setiap pegawai akan mendapatkan satu kali gaji pokok dan satu kali Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Hal ini berarti para ASN akan menerima pendapatan yang cukup signifikan di luar gaji rutin bulanan mereka untuk memenuhi kebutuhan Idulfitri. “Jadi dapat dulu gaji bulan Maret, dapat lagi gaji satu kali, dan dapat lagi TPP satu kali, ini sudah diperhitungkan semua,” tegas Denny.
Denny menegaskan bahwa pemberian THR ini pasti akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan diharapkan menjadi stimulus ekonomi di wilayah Kalimantan Utara. Ia berharap setelah dana tersebut cair, para ASN segera membelanjakannya untuk kebutuhan hari raya sehingga dapat mendorong perputaran ekonomi di tingkat daerah. “Pastinya ini kabar baik buat ASN, diharapkan THR itu segera dibelanjakan agar perputaran ekonomi kita meningkat,” pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria