TANJUNG SELOR – Kondisi fasilitas publik di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, mendapat sorotan tajam dari Bupati Bulungan, Syarwani. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukannya baru-baru ini, orang nomor satu di Bulungan tersebut mengaku kecewa melihat kondisi fasilitas sanitasi yang dianggap jauh dari kata layak.
Syarwani menyoroti kondisi toilet atau WC yang memprihatinkan, padahal Pelabuhan Kayan II merupakan pintu gerbang utama transportasi sungai sekaligus representasi pelayanan publik di Kabupaten Bulungan. Mengingat mobilitas penumpang dipastikan melonjak tajam menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, pembenahan total menjadi harga mati.
“Saya sempat sidak dan melihat langsung kondisi WC yang kurang layak. Ini harus segera dibenahi karena Kayan II itu wajah kita di kabupaten,” tegas Syarwani, Jumat (27/2/2026).
Menindaklanjuti temuan tersebut, Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan untuk segera merekrut tenaga kebersihan melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Petugas ini nantinya akan difokuskan untuk menjaga kebersihan secara rutin, mulai dari toilet, ruang tunggu, hingga area kedatangan penumpang.
Langkah konkret lainnya, Syarwani berencana mengerahkan armada Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan massal di seluruh sudut pelabuhan. Aksi pembersihan total ini ditargetkan rampung paling lambat pada H-10 Lebaran.
"Kebersihan adalah bagian dari pelayanan. Kalau pelabuhan bersih dan tertata, masyarakat juga merasa dihargai," pungkasnya. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi para pemudik yang akan menggunakan jasa transportasi sungai di Pelabuhan Kayan II tahun ini. (*)
Editor : Indra Zakaria