Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berburu Tiket Mudik: Pelni Tarakan Beri Diskon 30 Persen di Tengah Lonjakan Penumpang Maret Ini

Redaksi Prokal • 2026-03-11 09:15:00

Aktivitas di Pelabuhan Malundung.
Aktivitas di Pelabuhan Malundung.

 

TARAKAN – Arus mudik melalui jalur laut dari Pelabuhan Tarakan mulai menunjukkan geliat yang luar biasa. Memasuki pertengahan Maret 2026, tiket kapal penumpang untuk sejumlah jadwal keberangkatan dilaporkan hampir ludes terjual. Antusiasme tinggi masyarakat membuat kursi untuk keberangkatan tanggal 10, 15, dan 16 Maret sudah terisi penuh oleh warga yang memesan lebih awal.

Kepala PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang sudah terasa sejak dimulainya periode angkutan Lebaran pada 6 Maret lalu. Jika pada hari biasa jumlah penumpang hanya berkisar di angka 600 hingga 700 orang, kini jumlahnya melesat tajam melampaui seribu orang per keberangkatan.

"Untuk keberangkatan 10, 15, dan 16 Maret itu rata-rata penumpangnya sudah di atas 1.100 sampai 1.200 orang. Jumlah ini masih berpotensi bertambah karena biasanya masih ada calon penumpang yang baru membeli tiket pada H-3 hingga H-2," jelas Ferdy pada Senin kemarin.

Untuk mengakomodasi ledakan penumpang tersebut, pihak Pelni telah mengajukan dispensasi tambahan kapasitas hingga 39 persen kepada Kementerian Perhubungan guna menambah daya tampung armada andalan seperti KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang. Selain dua kapal besar tersebut, Pelni juga menyiagakan satu kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97 dan satu kapal rede KM Ganda Nusantara 05 yang seluruhnya dipastikan telah lolos uji kelayakan atau ramp check.

Menariknya, di tengah tingginya permintaan, Pelni justru memberikan kado manis bagi para pemudik berupa stimulus ekonomi. "Tarif normal tidak ada kenaikan. Justru ada stimulus berupa diskon tiket 30 persen yang berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 6 April 2026," tegas Ferdy.

Masyarakat pun diimbau untuk segera mengamankan tiket melalui jalur resmi seperti aplikasi Pelni Mobile guna menghindari praktik percaloan. Mengingat kapasitas kapal yang semakin padat, penumpang juga diingatkan untuk membawa barang bawaan secukupnya demi menjaga kenyamanan bersama selama pelayaran. Sementara untuk arus balik, lonjakan penumpang diperkirakan baru akan terjadi pada awal April mendatang seiring dengan berakhirnya masa libur Lebaran. (*)

Editor : Indra Zakaria