Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Janji Kejar Target Idulfitri, Pemkab Tana Tidung Percepat Perbaikan Jalan di Sejumlah Ruas Strategis

Redaksi Prokal • 2026-03-13 12:15:00

PERBAIKAN JALAN: DPUPR Tana Tidung memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan kecil maupun besar di Jalan Sebawang, Tana Tidung.(FOTO:SOPIAN/RADAR TARAKAN)
PERBAIKAN JALAN: DPUPR Tana Tidung memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan kecil maupun besar di Jalan Sebawang, Tana Tidung.(FOTO:SOPIAN/RADAR TARAKAN)

 

TIDENG PALE- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) terus memacu perbaikan infrastruktur jalan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya dalam menyambut arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Tana Tidung, Punjul Sidi Waluyo, mengungkapkan bahwa rangkaian perbaikan ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dimulai sejak momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Setelah sukses menangani kerusakan di wilayah Seputuk sepanjang 5 kilometer, fokus pengerjaan kini digeser ke titik-titik krusial lainnya.

"Waktu Nataru kemarin kami fokus memperbaiki ruas dari Kilometer 6 sampai ke Seputuk. Jalan yang rusak parah kami perbaiki menggunakan alat sendiri dengan pengerasan tanah pilihan agar layak dilalui," ujar Punjul pada Rabu (11/3/2026).

Pasca penanganan di Seputuk, tim teknis bergerak cepat menuju jalan poros Bebatu yang sempat mengalami kerusakan parah di 29 titik. Perbaikan dilakukan dengan metode penimbunan tanah pilihan agar akses jalan tersebut aman dilewati saat memasuki bulan Ramadan. Saat ini, kondisi ruas Bebatu dilaporkan telah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Tak berhenti di situ, sejak 24 Februari lalu, alat berat kembali diterjunkan ke ruas jalan Sebawang menuju Pelabuhan Nusantara. Fokus utama di wilayah ini adalah penanganan jalan bergelombang dan berlubang, mulai dari Simpang Pelabuhan Ferry hingga Simpang Seludau menggunakan agregat dan teknik penambalan.

Meski progres berjalan positif, Punjul mengakui adanya tantangan besar di lapangan. Tingginya aktivitas truk pengangkut sawit dengan muatan berlebih (overload) membuat kerusakan jalan di beberapa titik cenderung cepat terjadi kembali.

"Kendala terbesar memang kendaraan angkutan sawit yang kapasitas muatannya cukup besar. Namun, kami tetap berupaya agar sebelum Idulfitri kondisi jalan tetap layak dan nyaman dilalui masyarakat," tambahnya.

Terkait keterbatasan material, DPUPRPKP melakukan langkah improvisasi untuk menangani lubang-lubang kecil pada jalan beraspal. Mengingat stok aspal yang saat ini sedang kosong, petugas terpaksa menggunakan campuran semen atau beton sebagai solusi darurat agar lubang tidak membahayakan pengendara. Dengan sisa waktu yang ada, pemerintah daerah optimis akses transportasi utama di Tana Tidung akan dalam kondisi prima saat puncak arus mudik nanti. (*)

Editor : Indra Zakaria