PROKAL.CO- Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, aktivitas transportasi laut di Kota Tarakan terpantau berjalan lancar meski mulai menunjukkan tren penurunan volume penumpang. Kepala Kantor KSOP Kelas II Tarakan, Stanislaus W. Wetik, melaporkan bahwa pada H-5 Lebaran, kegiatan debarkasi dan embarkasi di Pelabuhan Malundung tetap terkendali dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan guna memastikan kenyamanan para pemudik.
Berdasarkan data operasional terbaru, tercatat sebanyak 1.805 penumpang tiba di Tarakan dengan dukungan tiga kapal yang bersandar. Sementara itu, arus keberangkatan jauh lebih dominan dengan total 4.424 penumpang yang bertolak menggunakan empat armada kapal. Jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terdapat penurunan jumlah penumpang sekitar 5,04 persen. Walaupun grafik melandai, seluruh fasilitas pelayanan di pelabuhan dipastikan tetap berfungsi optimal untuk melayani masyarakat.
Dari aspek keselamatan maritim, BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan memprakirakan kondisi cuaca di wilayah perairan Tarakan saat ini cenderung berawan dengan kecepatan angin berada di kisaran 12 knot. Hingga saat ini, pihak KSOP mengonfirmasi tidak ada peringatan navigasi (navigational warning) maupun kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas pelayaran. Informasi terkait kondisi darurat serta pencarian dan pertolongan (SAR) juga dilaporkan nihil.
Pihak KSOP terus mengoptimalkan pengawasan di dermaga untuk menjaga situasi tetap kondusif, aman, dan tertib. Stanislaus mengimbau kepada seluruh nakhoda kapal untuk tetap waspada terhadap dinamika cuaca di laut dan meminta para penumpang untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan. Kedisiplinan semua pihak menjadi kunci utama kelancaran mudik tahun ini, mengingat jalur laut masih menjadi urat nadi transportasi utama bagi warga di Kalimantan Utara.(*)
Editor : Indra Zakaria