Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalimantan Selatan resmi mulai dibangun di Jalan Salak, Banjarbaru Selatan, Senin (21/4/2025). Pembangunan ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Usai melakukan peletakan batu pertama, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, Kota Banjarbaru menjadi wilayah pertama yang dibangun SPPG oleh Polda Kalsel. "Sesuai data BKKBN, ketentuan area layanan makanan bergizi gratis seluas 6 kilometer atau 20 menit dari dapur. Lokasi SPPG ini sangat strategis," terang Kapolda.
Nantinya, SPPG Polda Kalsel akan memberikan makanan bergizi gratis saat siang hari kepada 3.202 siswa dari berbagai sekolah. Rinciannya meliputi 144 siswa PAUD, 1.706 siswa dari enam SD/MI, 1.146 siswa dari dua SMP/MTS, 77 siswa SMA, dan 129 santri dari satu pondok pesantren.
"Ini juga sebagai bentuk implementasi instruksi Presiden dan Kapolri. Pembangunan SPPG ini tak hanya sebagai layanan MBG, juga bermanfaat untuk pencegahan dan pengentasan stunting. Manfaatnya sangat banyak, juga dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Pembangunan SPPG Polda Kalsel menelan anggaran sebesar Rp3 miliar dengan dana hibah dari Pemprov Kalsel. Fasilitasnya dilengkapi peralatan dapur dan kendaraan operasional. "Waktu pengerjaannya tak lama, cuma 1 bulan setengah," papar Yudha.
Ia menambahkan, selain di Banjarbaru, Polda Kalsel juga akan membangun SPPG di wilayah lain yakni Kabupaten Tabalong dan Tanah Bumbu. Hal tersebut sesuai target dari Mabes Polri untuk membangun tiga SPPG di setiap provinsi.
"Semoga pembangunan ini memberi manfaat kepada masyarakat terutama anak-anak, ibu menyusui dan ibu hamil," tutupnya. Sementara itu, Karo Logistik Polda Kalsel Kombes Pol Mukhamad Safei menerangkan, SPPG Polda Kalsel dibangun di atas lahan seluas 1.250 meter persegi.
"Untuk luas bangunan sebesar 400 meter persegi dengan sistem bangunan Modular/Knockdown (tidak permanen)," jelasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria