Dua Bulan Dihantam Kemarau Panjang, Warga Banjarbaru Kesulitan Air Bersih hingga Polres Turun Tangan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:15 WIB
Penyaluran air bersih.
Penyaluran air bersih.

BANJARBARU – Dampak kemarau panjang yang melanda Kota Banjarbaru selama dua bulan terakhir mulai memicu krisis air bersih. Mengeringnya sumur-sumur warga memaksa aparat kepolisian bersama pemangku kepentingan turun tangan mendistribusikan bantuan air secara gratis.

Merespons kondisi darurat tersebut, Polres Banjarbaru bergandengan tangan dengan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar menyalurkan belasan ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak di kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Langkah ini menjadi aksi nyata lanjutan setelah sebelumnya Polsek Banjarbaru Utara sempat menyuplai 10 ribu liter air bersih di wilayah yang sama pada akhir Juli lalu.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menegaskan bahwa aksi penyaluran ini dilakukan sebagai langkah tanggap darurat guna memenuhui kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami telah mendistribusikan sekitar 15 ribu liter air bersih bekerja sama dengan PTAM Intan Banjar. Air ini bisa dimanfaatkan untuk minum hingga kebutuhan sehari-hari seperti mencuci,” kata Pius.

Pius menambahkan, Kelurahan Sungai Ulin dan Cempaka menjadi dua titik dengan dampak kekeringan terparah sejauh ini. Kendati demikian, pihak kepolisian kini tengah memetakan wilayah terdampak lainnya untuk memperluas jangkauan bantuan air bersih ke seluruh kecamatan di Kota Banjarbaru. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
banjarbaru