Niat Istirahat Berujung Duka: Sopir Asal Kediri Tewas Terlindas Truknya Sendiri di Gunung Kayangan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:56 WIB
NAHAS: Truk yang melindas AS, sopir asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di Rest Area Gunung Kayangan, Pelaihari, Tanah Laut, Senin (7/9/2026). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
NAHAS: Truk yang melindas AS, sopir asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di Rest Area Gunung Kayangan, Pelaihari, Tanah Laut, Senin (7/9/2026). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

PELAIHARI — Niat hati ingin melepas lelah di warung pinggir jalan berujung duka mendalam. Seorang sopir truk berinisial AS, warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tewas mengenaskan setelah terlindas oleh truk yang dikemudikannya sendiri di Rest Area Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Senin (7/9/2026).

Insiden maut ini bermula ketika korban memarkirkan truknya di tepi jalan kawasan rest area untuk beristirahat sejenak bersama sang kernet. Namun, tak lama setelah ditinggalkan, kendaraan berat tersebut tiba-tiba bergerak sendiri di jalanan yang menurun.

Melihat armada yang dibawanya meluncur tanpa kendali, korban bersama kernet refleks berupaya menghentikan laju truk tersebut.

Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Lantas AKP Adhitya Rizki Ridhotomo menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sang kernet sempat mencoba menahan laju kendaraan dengan mengganjal ban, sementara korban bergegas berlari untuk masuk kembali ke dalam kabin.

"Kernet mencoba menghentikan mobil dengan mengganjal. Sementara sopir mencoba masuk ke dalam kabin truk," terang Adhitya di lokasi kejadian. Namun nahas, saat berupaya membuka pintu kabin yang sedang bergerak, korban mengalami kesulitan hingga hilang keseimbangan. Korban terjatuh ke permukaan tanah dan masuk tepat ke dalam lintasan roda kendaraan.

"Setelah terjatuh, korban kemudian terlindas ban truk depan dan kemudian ban belakang," ungkap Adhitya.

Usai melindas tubuh korban, truk yang tak terkendali tersebut terus meluncur hingga akhirnya menghantam pohon, bangunan warung, serta bagian belakang sebuah mobil yang terparkir di dekat lokasi. Benturan keras membuat bagian depan truk ringsek parah dan kaca utamanya hancur.

Korban langsung dievakuasi oleh petugas menuju Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari, namun nyawanya tidak tertolong. Kepolisian mengimbau seluruh pengemudi untuk selalu memastikan sistem pengereman dan ganjal ban terpasang sempurna saat memarkir kendaraan di area menanjak atau menurun. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kalsel truk