TARAKAN — Kalimantan Utara (Kaltara) resmi membuka babak baru dalam peta perdagangan komoditas perikanan internasional. Langkah bersejarah ini ditandai dengan pengiriman langsung sebanyak 935 ekor kepiting bakau milik PT Sabindo Raya Gemilang menuju Hong Kong melalui Bandara Internasional Juwata Tarakan. Ekspor perdana senilai Rp 49.722.112 ini menjadi momentum krusial karena berhasil memotong jalur distribusi lama yang selama ini selalu bergantung pada wilayah Tawau, Malaysia.
Selama ini, sebagian besar kepiting hasil tangkapan dari wilayah perbatasan Kaltara harus mampir dan melewati proses perdagangan di Tawau terlebih dahulu sebelum akhirnya diteruskan ke negara tujuan akhir. Dengan terbukanya jalur penerbangan langsung dari Tarakan, rantai distribusi yang panjang tersebut berhasil dipangkas secara signifikan. Langkah strategis ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi waktu perjalanan serta menekan biaya logistik secara besar-besaran, yang pada akhirnya memberikan keuntungan jauh lebih besar bagi para pelaku usaha lokal.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud, menegaskan bahwa keberhasilan ekspor langsung ini menjadi bukti otentik bahwa komoditas perikanan asal Kaltara memiliki kualitas jempolan yang mampu bersaing ketat di pasar global. Jalur baru ini menjadi peluang emas untuk mendongkrak nilai tambah komoditas daerah sekaligus mengukuhkan posisi Kaltara sebagai salah satu lumbung penghasil kepiting bakau berkualitas tinggi di dunia.
Guna memastikan reputasi komoditas lokal tetap terjaga di mata internasional, petugas Karantina Kaltara menerapkan standar pengawasan yang sangat ketat. Sebelum ratusan kepiting tersebut masuk ke dalam kargo pesawat, petugas telah melakukan serangkaian pemeriksaan fisik secara detail serta verifikasi dokumen kesehatan ikan. Proses ini krusial untuk menjamin bahwa seluruh kepiting yang diberangkatkan berada dalam kondisi sehat, aman, segar, dan memenuhi segala kriteria regulasi yang diminta oleh negara tujuan.
Ke depan, BKHIT Kaltara berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung penuh para pelaku usaha perikanan lokal melalui pelayanan karantina yang cepat, adaptif, dan profesional. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan volume ekspor langsung dari Tarakan tidak hanya berhenti pada komoditas kepiting saja, melainkan terus berkembang ke produk unggulan daerah lainnya, sehingga mampu memberikan dampak positif yang masif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalimantan Utara. (*)
Editor : Indra Zakaria