Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Arus Mudik Bergeser Jalur? Penumpang Speedboat di Kaltara Merosot Tajam Hampir 10 Ribu Orang

Redaksi Prokal • Senin, 8 Juni 2026 | 11:30 WIB
ANGKUTAN: Speedboat yang menjadi salah satu transportasi air di Kaltara.
ANGKUTAN: Speedboat yang menjadi salah satu transportasi air di Kaltara.

PROKAL.CO- Geliat mobilitas masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan tren yang tidak biasa sepanjang bulan April 2026. Angkutan sungai dan penyeberangan yang selama ini menjadi urat nadi transportasi massal menggunakan speedboat justru dilaporkan sepi peminat dan mengalami penurunan jumlah penumpang yang cukup drastis hingga menyentuh angka hampir 10 ribu orang dalam sebulan. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perhubungan Kaltara, total pergerakan penumpang yang datang maupun berangkat melalui jalur air ini hanya mampu mencatatkan angka 78,46 ribu orang. Angka ini merosot signifikan sebesar 11,20 persen jika disandingkan dengan catatan pada bulan Maret 2026 yang sempat menembus 88,36 ribu orang.

Meski sempat lesu di bulan April, catatan akumulatif transportasi air di provinsi termuda di Indonesia ini sebenarnya masih menunjukkan sinyal positif jika ditarik dalam garis waktu yang lebih panjang. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Mustaqim, memaparkan bahwa pergerakan penumpang pada periode Januari hingga April 2026 secara keseluruhan justru sedikit lebih bergairah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. "Peningkatan pada periode Januari-April 2026 ini sebesar 1,14 persen," ujar Mustaqim saat menjabarkan fluktuasi data transportasi tersebut. Tercatat ada sebanyak 306.624 orang yang lalu lalang menggunakan speedboat di awal tahun ini, sedikit di atas pencapaian tahun 2025 yang hanya menyentuh angka 303.163 orang.

Menariknya, penurunan drastis pada angkutan speedboat lokal ini tampak kontras dengan fenomena yang terjadi pada sektor angkutan laut antarpulau. Jalur laut justru kebanjiran penumpang yang datang ke Kaltara pada April 2026 dengan lonjakan fantastis mencapai 76,46 persen, atau meroket dari 17.806 orang menjadi 31.421 orang. "Sedangkan untuk yang berangkat turun 25,51 persen, dari 28.999 orang pada Maret 2026 menjadi 21.600 pada April 2026," sebut Mustaqim merincikan adanya ketimpangan antara arus kedatangan dan keberangkatan kapal laut.

Kelesuan aktivitas transportasi di bulan April ternyata tidak hanya memukul bisnis speedboat, melainkan juga merembet ke sektor kedirgantaraan. Arus lalu lintas udara di empat bandar udara yang tersebar di wilayah Kaltara terpantau ikut mendingin dengan penurunan jumlah penerbangan di atas 18 persen. "Kalau yang berangkat, dari bandara di Kaltara ini turun 18,94 persen, dari 739 penerbangan menjadi 599 penerbangan," pungkas Mustaqim mengakhiri rincian data, yang sekaligus mempertegas bahwa masyarakat Kaltara tampaknya lebih memilih menahan diri atau mengalihkan moda transportasi mereka menjelang pertengahan tahun ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kaltara