NUNUKAN — Angin segar berembus bagi warga di dataran tinggi Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Setelah sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur, akses jalan antar-kecamatan kini telah rampung diperbaiki dan kembali normal dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kembali terbukanya jalur darat ini langsung memulihkan mobilisasi warga serta kelancaran distribusi pasokan barang kebutuhan pokok yang sebelumnya sempat tersendat.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, mengonfirmasi bahwa pekerjaan penanganan utama di lapangan telah selesai dikerjakan. Saat ini, petugas fokus melakukan tahap penyempurnaan di sejumlah titik.
“Pekerjaan jalan di Kecamatan Krayan Selatan sudah selesai dan bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Saat ini alat berat masih dioperasikan untuk merapikan beberapa titik yang perlu dibuat gorong-gorong dan parit pembuangan air,” terang Oktavianus, Senin (7/9/2026).
Tidak hanya infrastruktur jalan, layanan kelistrikan dari PLN yang sempat lumpuh kini juga telah kembali beroperasi normal selama 12 jam sehari.
Proses pemulihan kawasan perbatasan ini digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan mengucurkan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp983 juta.
Selain perbaikan badan jalan, Pemkab Nunukan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum juga telah mengintervensi lima dari total 13 jembatan yang mengalami kerusakan berat. Langkah tanggap darurat ini diharapkan dapat memulihkan total roda perekonomian dan aktivitas harian masyarakat Krayan Selatan. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co