TANJUNG SELOR – Keceriaan sejumlah anak yang tengah asyik bermain air di Pantai Perusda, Jalan Lingkar, Desa Bunyu Timur, Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Minggu (20/9) sore. Seorang bocah perempuan berusia enam tahun berinisial MA meninggal dunia setelah diserang seekor buaya saat berenang di bibir pantai.
Kapolsek Bunyu, Iptu H. Arfah Abdulah, menjelaskan bahwa insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 14.50 WITA. Peristiwa bermula ketika korban sedang asyik bermain air bersama beberapa rekannya. Suasana riang seketika pecah saat salah satu teman korban, R, melihat MA tiba-tiba terseret dari tepian pantai.
R yang terkejut langsung berlari melaporkan kejadian itu kepada Eriq Hidayat, seorang anggota Polsek Bunyu yang kebetulan sedang berada tak jauh dari lokasi. Eriq pun bergegas menuju ke tepi pantai untuk memastikan kondisi korban.
Namun, keterangan sejumlah saksi di lokasi mengungkapkan fakta yang mengerikan. Korban ternyata bukan sekadar terseret ombak, melainkan ditarik oleh seekor buaya ke arah tengah laut. Saksi mata bahkan sempat melihat tubuh bocah malang tersebut diputar oleh predator air itu sebelum akhirnya tenggelam ke dalam air.
Sontak, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Dengan mengandalkan perahu, warga menyisir perairan ke arah titik terakhir korban terlihat. Sekitar 30 menit berselang, MA berhasil ditemukan di tengah laut, berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.
Proses evakuasi segera dilakukan oleh warga bersama saksi menggunakan perahu. Sayangnya, saat berhasil dibawa ke daratan, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah MA kemudian langsung diantar ke rumah duka di Jalan Gunung Daeng RT 017, Desa Bunyu Timur, untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.
Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, buaya yang menyerang korban diperkirakan memiliki panjang sekitar dua meter. Serangan predator tersebut mengakibatkan luka gigitan parah pada tubuh korban hingga merenggut nyawanya. Petugas Polsek Bunyu telah melakukan pendataan di tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi secara pasti.
Atas kejadian ini, Arfah mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan perairan—khususnya Pantai Perusda—agar meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kemunculan satwa liar. Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat beraktivitas di wilayah perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co