PALANGKA RAYA – Kepastian mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk tahun anggaran 2026 masih menjadi teka-teki besar. Meski batas akhir penyampaian usulan formasi kebutuhan pegawai melalui aplikasi e-formasi telah resmi ditutup oleh pemerintah pusat pada 31 Maret 2026 lalu, Pemprov Kalteng hingga kini belum memberikan lampu hijau terkait pengajuan kuota.
Kondisi yang dinilai stagnan ini memicu spekulasi kuat di kalangan pemburu kerja bahwa Pemprov Kalteng kemungkinan besar tidak akan membuka lowongan rekrutmen abdi negara pada periode kali ini.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, angkat bicara mengenai simpang siur kabar tersebut. Linae menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada atau tidaknya usulan formasi CPNS 2026 dari Bumi Tambun Bungai. Segala keputusan operasional terkait kepegawaian saat ini masih harus menunggu kajian mendalam serta instruksi langsung dari pimpinan daerah.
“Saya belum bisa menjawab karena nantinya untuk CPNS ataupun hal-hal lain terkait kepegawaian itu tentunya menjadi kebijakan pimpinan,” tutur Linae saat dikonfirmasi mengenai kepastian rekrutmen tersebut.
Lebih lanjut, Linae menjelaskan bahwa jajaran pemerintah daerah tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Pemprov Kalteng memilih untuk bersikap selektif dengan melihat dan memetakan kembali kebutuhan riil aparatur sipil negara di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum menentukan langkah pengusulan ke tingkat pusat. Kajian beban kerja dan analisis kebutuhan pegawai di tiap sektor menjadi variabel utama yang kini tengah ditimbang secara matang.
Ketika disinggung mengenai apakah ada dokumen usulan darurat yang sempat dikirimkan sebelum tenggat waktu e-formasi pada Maret lalu berakhir, Linae kembali menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang bersifat mengikat karena instansinya masih berpegang penuh pada prinsip kehati-hatian dan arahan pimpinan.
“Itu nanti akan ada arahan dari pimpinan tentunya, dilihat lagi seperti saya katakan tadi, menilai dulu kebutuhan di Provinsi Kalimantan Tengah. Jadi belum ada kabar-kabar tentang CPNS,” pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria