LAMANDAU — Jalur utama Jalan Trans Kalimantan poros selatan yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat lumpuh total. Akses antarprovinsi tersebut terputus usai sebuah truk longbet bermuatan tiga unit ekskavator terguling dan menutup penuh badan jalan di kawasan Bukit Angker, Desa Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau.
Peristiwa yang terjadi pada Senin malam tersebut langsung memicu antrean panjang kendaraan dari kedua arah. Pihak kepolisian pun menerjunkan personil ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengimbau masyarakat menunda perjalanan melalui rute tersebut.
"Kita turunkan anggota tadi malam. Saat ini jalan belum bisa dilalui," ujar Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Dindin Mahmudin.
Insiden bermula saat truk bernomor polisi BM 8273 JO milik PT Mitra Angkutan Sejati yang dikemudikan Gian Luhur Gemilang melintasi tanjakan tajam usai sempat tertahan 10 hari akibat kerusakan mesin. Saat berada di tanjakan Bukit Angker sekitar pukul 20.00 WIB, truk mendadak hilang kendali dan mundur meski kondisi mesin masih menyala.
Nahas, truk akhirnya melintang hingga tiga unit ekskavator yang diangkutnya terbalik dan menutup seluruh lebar jalan. Meski tidak memakan korban jiwa, muatan berat yang memenuhi jalan membuat proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus dan waktu yang relatif lama. Hingga saat ini, petugas Satlantas Polres Lamandau telah memasang lampu peringatan dari kedua arah untuk mencegah kecelakaan susulan, sembari mengupayakan evakuasi muatan alat berat agar arus lalu lintas Kalteng–Kalbar dapat kembali dibuka. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : Radar Sampit