Akibat Karhutla, Seekor Lutung Masuk Permukiman Warga di Sampit dan Mati Digigit Anjing

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:45 WIB
Aktivis lingkungan Harie membawa lutung yang mati.(Dok pribadi)
Aktivis lingkungan Harie membawa lutung yang mati.(Dok pribadi)

SAMPIT — Seekor lutung abu-abu betina ditemukan mati tragis usai diserang anjing di kawasan permukiman warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (7/10/2026) malam. Satwa dilindungi tersebut diduga terjatuh dari pohon saat berupaya mencari makan di sekitar permukiman.

Aktivis lingkungan setempat, Harie, menjelaskan bahwa lutung malang tersebut mengalami luka berat akibat terjatuh dan gigitan anjing. Meski sempat bertahan beberapa saat, nyawa satwa tersebut tidak dapat diselamatkan sebelum tim evakuasi tiba.

"Kami tidak sempat mengevakuasi. Lutung itu akhirnya mati. Kalau dilihat di pantatnya ada luka akibat jatuh, kemudian dikejar anjing," ujar Harie, Kamis (8/10/2026).

Harie menduga satwa liar tersebut terpaksa mendekati pemukiman lantaran habitat alaminya yang kian menyempit terdesak maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitarnya. Hal itu memaksa fauna lokal bergeser ke area pemukiman yang berada di tepi sungai demi mencari sumber pangan.

Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Muriansyah, mengonfirmasi penerimaan penyerahan bangkai lutung tersebut dari para aktivis. Berdasarkan arahan pimpinan BKSDA, bangkai satwa dilindungi itu kini telah dikuburkan secara layak di sekitar lokasi penemuan. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
lutung