Imbas Jarak Pandang Memburuk, Tongkang Tabrak Kelotok Sawit di Barito, Polisi Keluarkan Imbauan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:26 WIB
Ilustrasi laka air. (AI)
Ilustrasi laka air. (AI)

PROKAL.CO- Pekatnya kabut asap yang menyelimuti kawasan perairan Sungai Barito kembali memicu insiden kecelakaan air. Sebuah kapal tongkang dilaporkan menghantam perahu kelotok yang sedang bersandar di tepi sungai akibat jarak pandang pelayaran yang menurun drastis.

Peristiwa tersebut terjadi ketika perahu kelotok yang mengangkut para karyawan perkebunan kelapa sawit PT BPP memilih untuk menepi sejenak. Para penumpang dan jurudi perahu memutuskan untuk menghentikan pelayaran guna menghindari risiko bahaya di tengah pekatnya kabut asap.

"Kelotoknya satu buah, posisi bersandar di pinggir sungai. Penumpangnya karyawan sawit PT BPP sudah naik ke dermaga untuk menunggu kabut berkurang, tidak berada di kapal," terang Arif saat memberikan keterangan terkait kronologi kejadian.

Keputusan tepat para penumpang untuk naik ke daratan terbukti menyelamatkan nyawa mereka. Tak berselang lama setelah ditinggalkan, perahu kelotok yang ditambat di pinggir sungai tersebut dihantam oleh kapal tongkang yang melintas dan kesulitan memantau jalur akibat terbatasnya pandangan. Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, insiden ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna transportasi sungai.

Kondisi perairan Sungai Barito saat ini dinilai memiliki tingkat risiko tinggi, terutama bagi perahu-perahu kecil yang melintas di jalur pelayaran kapal besar saat kabut asap tebal mengepung. Pihak kepolisian pun meminta warga dan penyedia jasa transportasi air untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah kondisi kabut asap. Sebaiknya, masyarakat menunda perjalanan apabila jarak pandang terbatas dan situasi dinilai tidak aman," imbau Arif menegaskan.

Ia mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan jiwa di atas segalanya, mengingat kabut asap kerap kali datang mendadak dan memangkas jarak pandang secara drastis dalam waktu singkat.

"Jika memang harus bepergian, pastikan tetap waspada serta memperhatikan kondisi di sekitar, terutama bagi pengguna transportasi sungai. Jangan memaksakan perjalanan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Arif.(*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Barito