Di Tengah Kabut Asap, DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah untuk Warga

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 11:29 WIB
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin

KOTAWARINGIN BARAT, Prokal.co – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya reda. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat, mulai dari pembagian masker dan penyiapan rumah oksigen hingga menggelar pasar murah.

Ketua DPRD Kobar Mulyadin mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, upaya pemerintah tidak hanya penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi warga yang aktivitasnya turut terdampak kabut asap.

“Kita apresiasi langkah-langkah yang dilakukan. Harapan kita bisa terus ditingkatkan dan dimaksimalkan di tengah kondisi kabut asap seperti ini. Semoga dengan adanya pasar murah, masyarakat bisa terbantu dan menekan harga-harga bahan pokok di pasaran,” harap Mulyadin, Rabu (21/10/2026).

Menurut Mulyadin, pasar murah menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat. Terlebih, kondisi kabut asap akibat karhutla dapat memengaruhi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Melalui pasar murah, warga diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan tersebut sekaligus membantu menjaga kestabilan harga pangan di pasaran.

Pasar murah sendiri merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap Rabu di sejumlah pasar di wilayah Kobar. Pelaksanaan pada Rabu (21/10/2026) bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia.

Momentum tersebut dinilai dapat memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Warga Diminta Tetap Jaga Kesehatan

Di tengah kondisi kabut asap, Mulyadin juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Ia berharap kekompakan dan stabilitas keamanan daerah tetap terjaga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar berbagai persoalan akibat kondisi tersebut dapat ditangani bersama.

Mulyadin menegaskan, perlindungan kesehatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan pokok harus tetap menjadi perhatian utama pemerintah di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla. (sla)

 
 
Editor : Slamet Harmoko
DPRD Kobar pasar murah