PROKAL.co, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat layanan transportasi publik guna meningkatkan konektivitas kota, termasuk akses menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam pengembangan transportasi perkotaan dan layanan antarmoda.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman, mengatakan pengembangan transportasi publik di Balikpapan merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta pengelola sektor transportasi.
“Ini merupakan inisiatif bersama seluruh stakeholder. Ada kolaborasi yang sangat baik antara balai, Kementerian Perhubungan Darat, hingga pihak Angkasa Pura untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik,” ujarnya di Balikpapan, Senin (9/3).
Menurut Fadli, minat masyarakat menggunakan transportasi publik terus meningkat, baik untuk layanan Bus Balikpapan City Trans (Bacitra) maupun transportasi antarmoda menuju kawasan IKN. Kondisi tersebut menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas dan cakupan layanan transportasi.
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjut dia, berkomitmen mendukung keberlanjutan pengembangan transportasi publik dengan memperkuat integrasi jaringan transportasi di dalam kota.
“Ini momentum untuk meningkatkan kualitas layanan. Pemerintah kota tentu akan terus mendukung keberlanjutan transportasi perkotaan maupun layanan antarmoda yang mulai berkembang,” katanya.
Fadli menjelaskan, hingga saat ini masyarakat masih dapat menikmati layanan Bacitra secara gratis. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara pemerintah daerah dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. “Untuk saat ini layanan Bacitra masih gratis sesuai nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, dan direncanakan berlaku hingga Juli 2027,” jelasnya.
Meski demikian, tingginya antusiasme masyarakat menjadi tantangan tersendiri karena jumlah armada yang tersedia masih terbatas. Pemerintah kota menilai perlu adanya penambahan unit bus serta perluasan jaringan layanan agar mampu menjangkau lebih banyak wilayah di Balikpapan.
Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan proses serah terima (handover) pengelolaan layanan transportasi yang direncanakan berlangsung pada tahun depan.
Masukan dari masyarakat dan anggota DPRD juga mendorong agar koridor Bacitra diperluas sehingga jaringan transportasi publik semakin menjangkau berbagai kawasan strategis di kota ini.
“Harapannya ke depan ada penambahan koridor sehingga jaringan transportasi publik semakin luas dan simpul-simpul transportasi di Balikpapan semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, operasional Bacitra dirancang dengan sistem layanan yang disiplin dan mengutamakan ketepatan waktu. Bus tidak menunggu lama di halte karena telah memiliki jadwal keberangkatan yang pasti.
“Ketika sudah waktunya berangkat, bus langsung jalan. Biasanya hanya menunggu sekitar lima sampai sepuluh menit di titik penjemputan,” kata Fadli.
Melalui penguatan layanan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap transportasi publik dapat menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus mendukung mobilitas menuju kawasan strategis, termasuk IKN. (adv/kominfobpn)
Editor : Wawan