PROKAL.co, SINTANG – Guna memastikan jaminan sosial ketenagakerjaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sintang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Ekosistem Desa di Desa Pangkal Baru, Kecamatan Tempunak, Kamis (23/4).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Camat Tempunak, Fransiskus Sumadi, S.Hut., seluruh Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Tempunak, serta seluruh Ketua RT dan RW di wilayah Desa Pangkal Baru.
*Cakupan Kepesertaan Desa Jadi Prioritas*
Dalam laporannya, tercatat bahwa tingkat kepesertaan perangkat desa dan BPD di seluruh Kecamatan Tempunak telah mencapai angka 100%. Namun, perlindungan bagi ekosistem di bawahnya, yakni RT dan RW, saat ini baru menyentuh angka 65,46%.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sintang, Welly Anggara Sidik Simanjuntak, menegaskan pentingnya kehadiran negara bagi setiap pekerja, termasuk di wilayah pedesaan. Sebagai langkah konkret, pihaknya mendorong pembentukan Satu Desa Satu Agen Perisai.
"Kami ingin memastikan bahwa akses informasi dan pendaftaran perlindungan jaminan sosial tidak lagi terhambat jarak. Dengan membentuk satu Agen Perisai di setiap desa, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kota. Cukup melalui agen tersebut, petani, pedagang, hingga pekerja mandiri lainnya bisa mendapatkan perlindungan dengan mudah," ujar Welly.
Welly menambahkan bahwa edukasi mengenai cara klaim juga menjadi fokus utama dalam FGD ini agar masyarakat memahami betul manfaat nyata dari program yang mereka ikuti.
*Penyerahan Santunan: Bukti Nyata Kehadiran Negara*
Momen haru terjadi saat penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada Ibu Parsih. Beliau merupakan ahli waris dari almarhum Bapak Saliman, seorang petani dari Desa Pangkal Baru yang meninggal dunia karena sakit.
Almarhum Bapak Saliman merupakan peserta yang terlindungi melalui bantuan iuran Pemerintah Kabupaten Sintang yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit Tahun 2025. Hal ini menjadi bukti nyata kolaborasi efektif antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi pekerja rentan.
*Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan*
Camat Tempunak, Fransiskus Sumadi, S.Hut., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia mengimbau para Kepala Desa untuk aktif mendorong perangkat RT/RW serta masyarakatnya yang belum terdaftar agar segera bergabung.
"Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan hingga ke level RT/RW sangat krusial. Santunan yang diterima keluarga almarhum Bapak Saliman adalah bukti bahwa risiko sosial bisa kita mitigasi bersama. Kami mendukung penuh target kepesertaan 100% di seluruh lini ekosistem desa," pungkas Fransiskus.
Editor : Wawan