Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 42 Juta, Kepala Desa Semuntai Ajak Warga Lebih Sadar Perlindungan

Wawan • Senin, 11 Mei 2026 | 08:46 WIB
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Desa Semuntai melaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus penyerahan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris.
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Desa Semuntai melaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus penyerahan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris.

 

PROKAL.co, SINTANG- BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Desa Semuntai melaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Almarhum Bapak Ngasiani, yaitu Kepala Desa Semuntai, Ibu Magareta Goreti Pini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Wilayah Bidang Digitalisasi Human Capital dan Aset BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan, Nurul Ken Mahanani, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sintang, Welly Anggara Sidik Simanjuntak.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan JKM sebesar Rp42 juta sebagai bentuk perlindungan kepada peserta dan keluarganya ketika mengalami risiko meninggal dunia.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Tangis haru terdengar saat Ibu Magareta Goreti Pini menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menyangka musibah tersebut akan terjadi kepada keluarganya.

“Kita tidak pernah tahu musibah akan datang kapan. Saya sendiri tidak ingin kejadian ini terjadi, tetapi saya sangat bersyukur karena manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu keluarga kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebagai Kepala Desa Semuntai sekaligus ahli waris penerima manfaat, ia juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, setelah merasakan langsung manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, dirinya akan terus mendorong dan mengajak masyarakat desa agar sadar bahwa perlindungan kerja sangat penting karena risiko kehidupan tidak dapat diprediksi.

“Kita harus sadar bahwa musibah tidak ada yang tahu kapan datangnya. Saya berharap masyarakat Desa Semuntai bisa memahami pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Nurul Ken Mahanani turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami keluarga almarhum.

“Kami turut berduka cita atas berpulangnya Almarhum Bapak Ngasiani. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan melalui manfaat JKM ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting,” ujarnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sintang, Welly Anggara Sidik Simanjuntak, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Semuntai atas dukungan dan fasilitasi kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Semuntai atas waktu dan tempat yang telah diberikan sehingga kegiatan sosialisasi dan penyerahan santunan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga sinergi ini terus terjalin dalam semangat bersama untuk mensejahterakan dan melindungi para pekerja,” katanya.

Ia juga berharap masyarakat semakin memahami bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarga.

“Jangan menunggu musibah datang, karena perlindungan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk ikhtiar untuk memberikan rasa aman bagi keluarga,” tambahnya.

Di kesempatan berbeda, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Ady Hendratta, menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke desa-desa.

“BPJS Ketenagakerjaan akan terus hadir dan memperluas perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja sektor informal di desa. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa perlindungan kerja bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi kebutuhan penting untuk masa depan pekerja dan keluarganya,” ungkap Ady Hendratta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perangkat desa, BPD, LKD, RT/RW, tokoh agama, serta Agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat hingga pelosok desa.

Editor : Wawan
#BPJS SINTANG