PROKAL.co, BALIKPAPAN – Semangat Kemerdekaan Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membuka kesempatan yang setara bagi setiap warga negara agar dapat tumbuh, berkarya, dan mandiri. Berangkat dari semangat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menghadirkan Program Peningkatan Produktivitas UMKM Ecoprint bagi Penyandang Disabilitas di Kota Balikpapan.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas penyandang disabilitas melalui pengembangan produk ecoprint yang memiliki nilai ekonomi. Selain menjadi ruang untuk mengasah kreativitas, kegiatan ini juga membuka peluang bagi para peserta untuk mengembangkan usaha yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang inklusif.
Berkolaborasi dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan, pelatihan dilaksanakan pada 1 hingga 4 Juli 2026 di Sekretariat PPDI Kota Balikpapan, Telaga Sari. Selama empat hari, peserta memperoleh pembekalan mulai dari pemilihan bahan alami, teknik penyusunan daun dan bunga, proses pencetakan motif pada kain, hingga penyelesaian produk agar memiliki kualitas, keunikan, dan nilai jual yang lebih tinggi.
Dengan pendampingan para trainer, peserta terlibat langsung dalam setiap tahapan produksi. Selain menghasilkan produk ecoprint berbahan alami, pelatihan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, ketelitian, kemampuan bekerja sama, serta semangat berwirausaha sebagai bekal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka di masa mendatang.
Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan, Sugiyanto, mengapresiasi kepedulian PLN dalam menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi para penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan ecoprint tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta membuka peluang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Banyak peserta yang sebelumnya belum pernah mengenal teknik ecoprint, tetapi melalui pelatihan ini mereka mampu menghasilkan karya dengan tangan mereka sendiri. Ini bukan hanya tentang membuat produk, tetapi juga membangun keyakinan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berkembang, dan mandiri. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi para peserta dan keluarganya. Terima kasih kepada PLN yang telah membuka ruang bagi kami untuk terus tumbuh dan berdaya," ujar Sugiyanto.
Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan bahwa Kemerdekaan Indonesia harus dimaknai sebagai kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk berkembang dan meraih kehidupan yang lebih baik, termasuk bagi penyandang disabilitas.
"Kemerdekaan Indonesia bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk berkarya dan mandiri. Melalui program ecoprint ini, kami ingin mendorong teman-teman penyandang disabilitas agar semakin percaya diri, memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi peluang usaha yang berkelanjutan," ujar Jati.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa program TJSL PLN merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat yang inklusif.
"PLN percaya bahwa semangat Kemerdekaan Indonesia harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh, mandiri, dan berdaya saing. Kami berharap program ini tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga menghadirkan harapan baru serta meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas melalui kemandirian ekonomi," ujar Riko.
Melalui kolaborasi antara PLN UPT Balikpapan, PPDI Kota Balikpapan, dan para pendamping, semangat Kemerdekaan Indonesia diwujudkan melalui aksi nyata yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya dan berkembang. PLN berharap program ini menjadi langkah awal lahirnya pelaku UMKM yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Editor : Wawan