PROKAL.CO, SAMARINDA — Surutnya Sungai Mahakam akibat kemarau panjang memengaruhi distribusi kebutuhan energi dan bahan pokok ke Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Untuk menjaga pasokan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama pemerintah daerah menyesuaikan jalur dan moda pengangkutan LPG menuju wilayah tersebut.
Pengiriman LPG dan sejumlah komoditas kebutuhan pokok dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Bantuan dan pasokan tersebut diberangkatkan dari Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda menuju Long Bagun, Mahakam Ulu, untuk mendukung operasi pasar pemerintah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, perubahan pola distribusi diperlukan karena kondisi Sungai Mahakam tidak memungkinkan pengiriman dilakukan dengan pola seperti biasanya.
“Kondisi kemarau panjang yang berdampak pada surutnya Sungai Mahakam menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas distribusi. Karena itu, kami bersama mitra penyalur melakukan penyesuaian pola pengiriman agar kebutuhan LPG masyarakat tetap dapat disalurkan,” kata Edi.
Dalam pengiriman tersebut, Pertamina Patra Niaga melalui mitra penyalur atau agen LPG mengirimkan 720 tabung LPG 3 kilogram menggunakan satu truk. Selain itu, sebanyak 200 tabung Bright Gas 12 kilogram juga dikirim menggunakan satu truk.
Distribusi dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan jalur darat. Dari Samarinda hingga Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, LPG diangkut menggunakan truk. Setelah itu, perjalanan menuju Long Bagun dilanjutkan dengan kendaraan pikap kabin tunggal berpenggerak empat roda yang disesuaikan dengan kondisi medan.
Edi mengatakan, penggunaan kendaraan dengan spesifikasi tersebut menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pasokan tetap dapat menjangkau Mahakam Ulu meskipun kondisi akses transportasi menghadapi kendala.
“Pengiriman melalui jalur alternatif ini merupakan bagian dari langkah adaptif untuk menghadapi kondisi distribusi yang cukup menantang akibat surutnya debit Sungai Mahakam,” ujarnya.
Menurut Edi, kelancaran distribusi LPG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan energi rumah tangga, tetapi juga berhubungan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui operasi pasar.
Karena itu, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah daerah, serta mitra penyalur untuk menyesuaikan pola distribusi berdasarkan kondisi di lapangan.
“Pertamina berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik bersama pemerintah dan mitra di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terlayani secara optimal,” kata Edi.
Ia mengatakan, setiap penyesuaian moda transportasi tetap memperhatikan aspek keselamatan, ketepatan distribusi, dan kebutuhan masyarakat di wilayah tujuan.
Mahakam Ulu merupakan salah satu daerah di Kalimantan Timur yang menghadapi tantangan geografis dalam distribusi barang. Ketergantungan terhadap jalur Sungai Mahakam membuat perubahan kondisi debit sungai dapat berdampak terhadap mobilitas logistik menuju wilayah hulu.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat menggunakan LPG sesuai peruntukan dan membeli sesuai kebutuhan. Informasi mengenai layanan LPG dapat diperoleh melalui Pertamina Customer Solutions 135 yang beroperasi selama 24 jam. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co