SAMARINDA — Melonjaknya harga beras medium hingga menembus angka Rp19.000 per kilogram di Kabupaten Mahakam Ulu direspons cepat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Guna menekan lonjakan harga yang makin mencekik masyarakat pedalaman, Pemprov Kaltim langsung menerjunkan bantuan intervensi pasar berupa penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 52.425 kilogram (52,4 ton) beras.
Pimpinan Perum BULOG Wilayah Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, mengungkapkan bahwa harga beras medium di kawasan perbatasan tersebut saat ini meroket tajam melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional yang dipatok Rp14.000 per kilogram.
“Sebagai bentuk intervensi Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, dilaksanakan penyaluran beras cadangan pangan pemerintah daerah sebanyak 52.425 kilogram,” terang Musazdin, Senin (7/9/2026).
Pasokan beras bantuan tersebut dipasok langsung dari Gudang BULOG Kantor Cabang Samarinda. Total beras dikemas ke dalam 10.485 paket kemasan 5 kilogram yang menyasar dua kecamatan terisolasi di Mahakam Ulu yakni Kecamatan Long Apari: 23.350 kg (4.670 paket) dan Kecamatan Long Pahangai sebanyak 29.075 kg (5.815 paket)
Musazdin menegaskan bahwa langkah tanggap darurat CPPD ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk hadir menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan pangan di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Kami berharap penyaluran CPPD ini dapat membantu mengurangi tekanan harga pangan di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, meningkatkan ketersediaan beras bagi masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi warga di Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai,” imbuhnya.
Berdasarkan data Pemprov Kaltim, total alokasi awal CPPD Provinsi yang disiapkan mencapai 392.245 kilogram. Usai digelontorkan 52,4 ton ke Mahakam Ulu, stok cadangan beras Kaltim saat ini tersisa sebanyak 382.530 kilogram yang siap disalurkan sewaktu-waktu jika terjadi gejolak harga di daerah lain.
Di samping itu, BULOG juga secara maraton terus merampungkan program Bantuan Pangan reguler di Mahakam Ulu dengan total alokasi 115,47 ton. Hingga kini, penyaluran telah menembus 80,55 ton (69,76 persen), sementara sisanya masih dalam tahap pengiriman menembus tantangan geografis sungai dan perbatasan.
Penguatan sinergi antara Pemprov Kaltim, Pemkab Mahakam Ulu, dan Perum BULOG diharapkan mampu memulihkan stabilitas harga beras secara berkelanjutan di wilayah ulu Mahakam. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co