Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Apa Itu Pyromania? Ini Penjelasan Gangguan Mental yang Terobsesi dengan Api

Indra Zakaria • 2024-10-10 13:40:24
ilustrasi api
ilustrasi api

Prokal.co, Pyromania adalah gangguan mental yang ditandai dengan obsesi atau dorongan yang kuat untuk membakar.

Orang dengan pyromania sering merasa sangat tegang sebelum melakukan tindakan membakar, dan merasa lega atau puas setelah melakukan aksi membakar.

Tindakan membakar ini bukan dilakukan untuk keuntungan material, keuntungan sosial, atau sebagai bentuk ekspresi protes, melainkan karena dorongan internal yang sulit dijelaskan.

Baca Juga: Percobaan Pembakaran Lagi-Lagi Terjadi di Tenggarong, Terduga Pelaku Diamankan

Pyromania merupakan gangguan kontrol impuls yang membuat penderitanya memiliki dorongan untuk menyalakan api secara sengaja dan berulang. 

Orang dengan pyromania biasanya sangat terpesona dengan api dan perlengkapannya.  

Istilah "pyromania" berasal dari bahasa Yunani, "pyro" yang berarti api dan "mania" yang berarti kegilaan.

Meskipun gangguan ini telah dikenal sejak zaman kuno, baru pada abad ke-19 pyromania mulai diakui sebagai gangguan mental yang terpisah.

Tanda-Tanda Pyromania

Orang dengan pyromania sering menunjukkan tanda-tanda. Diantaranya adalah :

Fantasi tentang api: Sering memikirkan atau berfantasi tentang memulai atau menyaksikan kebakaran.

Minat yang kuat pada api: Terpesona oleh api, peralatan pemadam kebakaran, atau peristiwa kebakaran.

Tegangan emosional sebelum membakar: Merasa gelisah atau tegang sebelum melakukan tindakan membakar.

Rasa lega atau puas setelah membakar: Merasa lega atau puas setelah memulai kebakaran.

Perencanaan kebakaran: Mungkin merencanakan kebakaran dengan cermat, memilih lokasi dan waktu yang tepat.

Menonton kebakaran: Sering mencari kesempatan untuk menyaksikan kebakaran.

Lalu apa sebab kelainan ini. Para ahli belum sepakat dengan penyakit kejiwaan ini. Penyebab pasti pyromania belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor yang mungkin berperan meliputi:

Genetika: Ada kemungkinan adanya faktor genetik yang membuat seseorang lebih rentan terhadap pyromania.

Kimia otak: Ketidakseimbangan zat kimia dalam otak, seperti serotonin dan dopamin, mungkin berperan.

Trauma masa lalu: Pengalaman trauma masa lalu, seperti kekerasan atau penelantaran, dapat menjadi pemicu.

Pyromania adalah gangguan yang kompleks dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

Pengobatan yang umum dilakukan meliputi, Psikoterapi: Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah salah satu pendekatan yang efektif untuk membantu individu mengidentifikasi dan mengubah pikiran dan perilaku yang terkait dengan pyromania. 

Psikofarmakologi: Obat-obatan antidepresan dan penstabil mood dapat membantu mengelola gejala. 

Program rehabilitasi: Program rehabilitasi khusus dapat memberikan dukungan dan pengawasan yang diperlukan.

Pyromania adalah gangguan serius yang dapat menimbulkan risiko bagi diri sendiri dan orang lain.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda pyromania, segera cari bantuan profesional. (*)

Editor : Indra Zakaria
#api #kebakaran #penyakit mental #gangguan mental