Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kenali Penyakit Kanker Payudara, Ikatan Dokter Indonesia Membagikan Informasi Pengobatan Secara Tepat

Erwin D. Nugroho • Minggu, 24 November 2024 - 15:21 WIB

(Foto oleh PonyWang dari iStockphoto)
(Foto oleh PonyWang dari iStockphoto)

BERBICARA tentang penyakit kanker, salah satu penyakit kanker yang selalu mengintai kesehatan terutama bagi wanita adalah kanker payudara.

Kanker payudara adalah kondisi di mana sel-sel ganas berkembang di dalam jaringan payudara, yang biasanya dimulai di saluran susu (duktus) atau kelenjar penghasil susu (lobulus).

Kanker ini terjadi ketika sel-sel tersebut tumbuh secara tidak terkendali, mengambil alih jaringan sehat di sekitarnya dan dapat membentuk tumor.

IDI adalah singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950.

IDI berfungsi untuk menaungi dan mengembangkan profesi kedokteran di seluruh Indonesia, serta berafiliasi dengan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

IDI Kabupaten Karanganyar dengan alamat website idikabkaranganyar.org berperan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan medis yang inovatif dan edukasi kesehatan.

IDI Kabupaten Karanganyar berkolaborasi dengan IDI Kabupaten Kebumen dengan alamat website idikabkebumen.org menjelaskan bahwa kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker paling umum dan berpotensi fatal jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat.

Rasa sakit di area sekitar payudara merupakan hal yang tidak boleh diremehkan sehingga perlu penanganan khusus apabila Anda merasakannya.

IDI Kota Ungaran beralamat website idiungaran.org berkolaborasi dengan IDI Kota Semarang beralamat website idikotasemarang.org menjelaskan risiko terkena kanker payudara 100 kali lebih tinggi pada wanita dibandingkan pria.

Orang lanjut usia juga lebih berisiko terkena kanker payudara, yaitu seseorang yang berusia 70 tahun lebih mungkin terkena kanker payudara daripada seseorang yang berusia 30 tahun.

IDI Kota Purbalingga beralamat website idikotapurbalingga.org melakukan penelitian lanjutan terkait kanker payudara, apa saja penyebab seseorang mengidap penyakit kanker payudara kemudian rekomendasi obat yang dapat diberikan bagi penderitanya.

 

 

 

Apa saja penyebab seseorang mengidap penyakit kanker payudara?

(Foto oleh Choreograph dari iStockphoto)
(Foto oleh Choreograph dari iStockphoto)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan ada beberapa penyebab kanker payudara dapat dibagi menjadi dua kategori utama seperti faktor yang tidak dapat dikendalikan dan faktor yang dapat dikendalikan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing penyebab tersebut:

  1. Faktor yang tidak dapat dikendalikan

Beberapa faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti faktor riwayat keluarga atau genetik. Memiliki anggota keluarga, seperti ibu atau saudara perempuan, yang pernah menderita kanker payudara meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya. Wanita dengan riwayat keluarga memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi, dan anak dari wanita tersebut bisa memiliki risiko tiga kali lipat lebih besar.

  1. Faktor yang dapat dikendalikan

Diet yang tinggi lemak dan rendah serat, serta konsumsi makanan olahan, dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Kurangnya sayuran dan buah-buahan dapat mengurangi asupan antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh. Kemudian, kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko karena sel lemak memproduksi estrogen, hormon yang berperan dalam perkembangan kanker payudara. Penting bagi Anda untuk rajin berolahraga 10-15 menit setiap hari.

 

 

Apa saja terapi dan obat yang direkomendasikan untuk pengidap kanker payudara?

(Foto oleh fluxfoto dari iStockphoto)
(Foto oleh fluxfoto dari iStockphoto)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan bahwa pengobatan terhadap kanker payudara melibatkan berbagai jenis obat dan terapi yang disesuaikan dengan jenis, stadium, dan karakteristik kanker. Berikut adalah beberapa obat dan terapi umum yang umum dilakukan meliputi:

  1. Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang tumbuh dengan cepat. Obat-obat yang sering digunakan dalam kemoterapi kanker payudara seperti Anthracyclines. Antrasiklin adalah salah satu obat paling efektif melawan kanker payudara. Antrasiklin dan taksan untuk kanker payudara stadium awal mengurangi angka kematian.

  1. Terapi Hormon

Terapi hormon digunakan untuk mengatasi kanker payudara yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Obat-obatan dalam terapi ini seperti Aromatase Inhibitors.

Pengobatan kanker payudara sangat individual, sehingga penting bagi pasien untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi untuk menentukan rencana pengobatan yang paling sesuai berdasarkan kondisi spesifik mereka. (*)

Editor : Erwin D. Nugroho
#Ikatan Dokter Indonesia (IDI)