Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Terminal Lucidity: Pasien Membaik Sebelum Meninggal Dunia, Ketika Otak Memberi Perintah Menyenangkan Tubuh untuk Terakhir Kalinya

Indra Zakaria • 2025-02-08 12:04:38
ilustrasi pasien dirawat.
ilustrasi pasien dirawat.

Masih banyak fenomena yang belum bisa dijelaskan secara medis, salah satunya ialah terminal lucidity. Kondisi ini terjadi saat pasien penyakit kronis yang sudah mau meninggal dunia malah tampak kembali segar dan membaik kesehatannya.

Diceritakan, banyak kasus pasien penyakit kronis yang sudah sampai tidak dapat mengenali anak-anak dan cucunya sendiri tiba-tiba justru tampak sehat kembali.  Dalam waktu beberapa jam atau hari, pasien bisa mengenali lagi keluarganya. Pasien mungkin juga sanggup berdiri atau duduk tegak dan bahkan berbicara dengan normal.

Keluarga pun biasanya optimis bahwa  pasien akan pulih dan sehat kembali. Namun, pasien yang kondisinya sempat membaik ini justru meninggal dunia. Rupanya, fenomena pasien penyakit kronis yang membaik sebelum meninggal sudah diketahui sejak hampir tiga abad lalu.

Meski bukan termasuk istilah resmi dalam dunia medis, fenomena ini dikenal sebagai terminal lucidity atau yang secara harfiah berarti kejernihan menjelang ajal. Terminal lucidity adalah fenomena ketika pasien yang sedang sekarat tiba-tiba mengalami peningkatan kesadaran dan kesehatan. Fenomena ini sering terjadi pada pasien yang memiliki gangguan otak parah. Istilah terminal lucidity diperkenalkan oleh Michael Nahm, seorang ahli biologi asal Jerman.

Ciri-ciri terminal lucidity:
Pasien tiba-tiba menjadi sadar dan berbicara dengan jelas
Pasien mampu mengenali orang-orang di sekitarnya
Pasien mampu melakukan aktivitas yang sebelumnya sulit dilakukan
Pasien mungkin terlihat sehat
Terminal lucidity bukan diagnosis medis resmi, tetapi telah banyak diamati oleh tenaga medis dan keluarga pasien.


Terminal lucidity bisa membantu keluarga yang ditinggalkan lebih bersiap menghadapi kepergian orang yang dicintainya.

Hingga saat ini, belum ada analisis ilmiah yang cukup kuat yang dapat menjelaskan mengapa fenomena terminal lucidity sering terjadi. Begitu pun penyebab yang mendasarinya. Salah satu teori yang sedang diteliti menyebutkan bahwa saat pasien mengalami penyakit kronis, jaringan di dalam otaknya akan makin melemah sehingga volume otak akan sedikit menyusut.

Oleh karenanya, otak yang tadinya penuh tekanan jadi agak melonggar. Hal ini diyakini dapat mengembalikan fungsi otak yang telah rusak, seperti daya ingat dan kemampuan berbicara. Otak seakan memberi perintah kepada organ tubuh untuk memberi pelayanan terbaik terakhir kalinya, sebelum semuanya berakhir.

KESIMPULAN

Terminal lucidity adalah suatu fenomena munculnya kejernihan dan ketajaman mental pada pasien sebelum akhirnya meninggal dunia.

Pasien dengan gangguan otak atau saraf, masalah kejiwaan parah, dan tidak sadarkan diri karena penyakit kronis mungkin mengalami fenomena ini.

Kondisi ini bisa terjadi dalam beberapa hari, jam, atau menit sebelum pasien meninggal dunia.

Hingga saat ini, belum diketahui alasan pasti mengapa seorang pasien bisa mengalaminya sehingga penelitian lebih lanjut tetap diperlukan. (*)

 

Editor : Indra Zakaria