Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bolehkan Ibu Hamil Makan Durian? Simak Fakta Medis dan Risiko yang Harus Diwaspadai

Redaksi Prokal • 2026-01-07 08:15:00
Ilustrasi durian.
Ilustrasi durian.

Durian memang selalu menjadi primadona bagi pencinta buah di Asia Tenggara karena rasanya yang legit dan aromanya yang menggoda. Namun, bagi ibu hamil, mengonsumsi buah berjuluk “Raja Buah” ini sering kali mendatangkan dilema antara keinginan memuaskan selera dan kekhawatiran akan kesehatan janin. Berdasarkan data kesehatan dari FirstCry Parenting dan Her World Singapore, durian sebenarnya aman dikonsumsi oleh ibu hamil yang sehat, asalkan dalam porsi yang sangat terbatas dan tidak berlebihan.

Meskipun mengandung nutrisi bermanfaat, durian memiliki kandungan gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa, serta karbohidrat yang sangat tinggi. Hal ini menjadi peringatan keras bagi ibu hamil dengan kondisi diabetes gestasional atau mereka yang memiliki riwayat gula darah tinggi. Lonjakan kadar gula yang tidak terkontrol dapat memicu komplikasi serius, termasuk risiko bayi lahir dengan berat badan berlebih atau makrosomia, yang berpotensi menyulitkan proses persalinan.

Selain masalah gula darah, kandungan kalori durian yang cukup padat juga berisiko memicu kenaikan berat badan yang melonjak tajam secara tidak sehat. Berat badan yang tidak terkendali selama masa kehamilan sering kali berkaitan erat dengan risiko hipertensi dan preeklamsia. Di sisi lain, meski serat dalam durian baik untuk tubuh, mengonsumsinya secara berlebihan justru dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti kembung, mual, hingga rasa penuh di perut yang membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.

Efek panas yang sering dirasakan setelah menyantap durian juga perlu diantisipasi. Sangat disarankan agar ibu hamil tidak mengombinasikan buah ini dengan makanan lain yang tinggi gula atau lemak karena dapat memperberat sistem metabolisme tubuh. Selain itu, kandungan kalium yang tinggi di dalamnya bisa memperberat kerja ginjal jika dikonsumsi tanpa batas, terutama bagi ibu hamil yang memiliki masalah pada tekanan darah.

Faktor kebersihan dan kesegaran buah juga memegang peranan vital karena sistem imun ibu hamil cenderung lebih rentan terhadap bakteri. Untuk menikmati durian dengan aman, kuncinya terletak pada moderasi atau membatasi porsi hanya satu hingga dua biji kecil saja dalam sekali makan. Pastikan buah dalam kondisi segar, hindari jika memiliki komplikasi medis tertentu, dan pastikan asupan air putih yang cukup setelah mengonsumsinya guna membantu kelancaran proses pencernaan. Dengan konsumsi yang bijak, ibu hamil tetap dapat menikmati kelezatan durian tanpa harus mempertaruhkan kesehatan diri maupun janin. (*)

Editor : Indra Zakaria