Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bukan Sekadar Tips Jadul, Ini Alasan Medis Mengapa Anda Harus Rutin Berkumur Air Garam

Redaksi Prokal • 2026-01-13 09:15:00
Ilustrasi air garam.
Ilustrasi air garam.

PROKAL.CO– Banyak orang sering kali mengabaikan kebiasaan sederhana hanya karena terlihat sepele. Salah satunya adalah aktivitas berkumur dengan air garam. Padahal, di balik kesederhanaannya, praktik tradisional ini menyimpan beragam manfaat medis bagi kesehatan mulut dan tenggorokan tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal atau menggunakan bahan kimia berlebihan.

Mengutip laporan dari Antara, larutan air garam memiliki kemampuan alami untuk menjaga kebersihan rongga mulut secara menyeluruh. Salah satu keunggulan utamanya adalah membantu mengurangi penumpukan karang gigi. Kandungan antiseptik alami dalam garam mampu menyeimbangkan kadar pH di dalam mulut, sehingga pertumbuhan bakteri penyebab karang gigi dapat ditekan. Selain itu, larutan ini efektif melepaskan sisa makanan yang terselip di sela gigi, mencegah plak mengeras menjadi karang gigi yang membandel.

Masalah bau mulut yang sering mengganggu rasa percaya diri juga dapat diatasi dengan cara ini. Berkumur air garam secara rutin menjadi solusi alami untuk membasmi bakteri penyebab aroma tidak sedap sekaligus membersihkan rongga mulut dari kotoran. Dengan menjadikan ini sebagai rutinitas harian, napas akan terasa lebih segar dan kondisi mulut tetap bersih sepanjang hari.

Bagi penderita sariawan, air garam bisa menjadi pertolongan pertama yang sangat efektif. Sifat osmotik pada garam berperan aktif dalam mempercepat proses penyembuhan jaringan yang terluka. Larutan ini bekerja dengan cara membersihkan area luka dari bakteri yang dapat memperparah peradangan, sehingga rasa perih yang mengganggu aktivitas makan dan bicara dapat segera berkurang.

Lebih jauh lagi, kebiasaan ini berperan krusial dalam menjaga kesehatan gusi dan gigi secara jangka panjang. Dengan menjaga keseimbangan kadar air di rongga mulut, lingkungan di dalamnya menjadi kurang ideal bagi perkembangan bakteri jahat. Hal ini secara otomatis menurunkan risiko penyakit serius seperti radang gusi (gingivitis), periodontitis, hingga mencegah timbulnya gigi berlubang.

Terakhir, manfaat yang paling sering dirasakan adalah kemampuannya dalam meredakan radang tenggorokan. Berkumur dengan air garam hangat terbukti efektif mengatasi rasa gatal atau perih akibat flu dan pilek. Kandungan garam mampu menekan pertumbuhan virus dan bakteri di tenggorokan sekaligus mempercepat pemulihan. Untuk hasil yang optimal, sangat disarankan untuk melakukan kumur sebanyak tiga hingga empat kali sehari saat tenggorokan mulai terasa tidak nyaman. (*)

Editor : Indra Zakaria