PROKAL.CO- Pernah asal ambil kondom di rak minimarket tanpa mikir dua kali? Hati-hati, kebiasaan ini ternyata bisa bikin efektivitas proteksinya berkurang drastis. Biar nggak salah pilih dan proteksinya maksimal, simak breakdown lengkap langsung dari Apoteker soal hal-hal penting yang wajib diperhatikan sebelum beli:
1. Ukuran (Size)
Kondom itu nggak one-size-fits-all! Ukurannya bervariasi, mulai dari kecil, reguler, hingga XL.
-
Rata-rata orang Indonesia memang menggunakan ukuran reguler, tetapi kondisi setiap orang bisa berbeda.
-
Kebesaran? Berisiko mudah terlepas saat digunakan.
-
Kekecilan? Berisiko gampang robek dan bikin tidak nyaman. Bukannya menikmati sensasi, malah sibuk terdistraksi sama rasa sesak dan tertekan.
2. Bahan/Material
Bahan kondom umumnya terbagi menjadi dua: Latex dan Non-Latex (Polyurethane / Polyisoprene).
-
Latex: Paling umum dan harganya lebih terjangkau.
-
Non-Latex: Solusi buat yang punya alergi bahan latex.
Catatan Penting: Selalu perhatikan apakah kamu atau pasanganmu punya alergi latex. Ciri-ciri alergi ringan biasanya ditandai dengan ruam, gatal, atau kulit kemerahan.
3. Pelumas/Lubrikan Tambahan
Meskipun kondom sudah dilengkapi pelumas bawaan dari pabrik, kadang pelumas tambahan masih dibutuhkan.
-
Gunakan: Pelumas berbahan dasar air (water-based) atau silikon.
-
Hindari: Pelumas berbasis minyak (oil-based seperti petroleum jelly atau minyak kelapa) karena dapat merusak bahan latex dan bikin kondom gampang robek.
4. Ketebalan, Fitur, & Variasi
Setiap jenis kondom dirancang untuk pengalaman dan preferensi yang berbeda:
-
Ketebalan: Ada yang lebih tebal untuk proteksi ekstra, ada juga yang ultra-thin (hingga ukuran 0.01 mm) buat rasa yang lebih alami bak tanpa proteksi.
-
Tekstur: Mulai dari yang polos (smooth) hingga bertekstur (dotted/ribbed) untuk sensasi stimulasi ekstra bagi pasangan.
-
Aroma & Rasa: Tinggal sesuaikan dengan preferensi kamu dan pasangan.
-
Fitur Khusus: Beberapa varian dilengkapi zat aktif (seperti benzokain) yang membantu menunda ejakulasi agar durasi lebih tahan lama.
5. Izin Edar Kemenkes & Tanggal Kedaluwarsa (ED)
Ingat, kondom termasuk kategori Alat Kesehatan (Alkes).
-
Pastikan kemasan memiliki Izin Edar resmi dari Kementerian Kesehatan RI.
-
Selalu cek Expired Date (ED)! Karena bahan dan pelumas pada kondom punya masa pakai terbatas; kondom yang kedaluwarsa bahannya bisa rapuh dan mudah bocor.
Nah, itu dia 5 poin penting yang wajib diperhatikan sebelum beli kondom. Kalian sendiri selama ini gimana? Masih tim "modal nekat asal comot" di kasir, atau sudah merhatiin semua detail ini dari awal? (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co