BANJARMASIN - Faisal Andrean yang terlibat aksi kejar-kejaran dengan Polantas di jalanan Banjarmasin pada Selasa (18/6) masih ditahan polisi. Pemuda 19 tahun asal Kabupaten Tapin itu masih menjalani pemeriksaan.
Hal itu dikatakan Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo. Disinggung adakah pengaruh minuman keras atau narkotika terhadap aksi nekat Faisal, dia enggan menjawab. "Intinya masih diperiksa," ujarnya.
Faisal digiring ke Mapolresta gara-gara menyetir mobilnya secara ugal-ugalan. Penyebabnya, takut ditilang polisi setelah melanggar rambu jalan di Jembatan Merdeka, Selasa (18/6) siang.
Bukan hanya membahayakan dirinya, Faisal juga hampir menyerempet motor Polantas yang memburunya. Belum terhitung keselamatan pengguna jalan lain.
Upaya kabur Faisal akhirnya dihentikan oleh tiang listrik di depan proyek Jembatan Alalak I, Kayu Tangi Ujung. Faisal hampir saja dipukuli massa. Yang marah karena merasa terancam oleh aksi nekatnya. (lan/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin