Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Diduga Tahanan di Kalsel Disiksa Sampai Patah Kaki, Kuasa Hukum Baru Tahu

M Oscar Fraby • Minggu, 25 Februari 2024 - 18:30 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Beberapa tahanan di Direktorat Tahanan dan Titipan (Tahti) Polda Kalsel  diduga mengalami kekerasan fisik oleh oknum polisi. Info ini diungkap oleh kuasa hukum tersangka.

Akibat dugaan kekerasan itu, bahkan ada yang sampai mengalami cedera parah. Hingga mengalami patah kaki. Dia adalah FA, tersangka narkotika. Tulang kering kaki bagian bawah lututnya remuk. Diduga patah setelah dihantam benda keras jenis pentungan. "Menurut pengakuannya, dia dipukul dengan pentungan berwarna hitam,” beber Kuasa Hukum FA, Arbain, Jumat (23/2).

Arbain bahkan menyayangkan kasus ini sempat ditutup-tutupi. Pasalnya, kejadiannya pada Ahad (11/2) lalu. Baru terbongkar Selasa (20/2) tadi, sembilan hari pascakejadian. “Selasa, kami baru tahu kejadian ini,” sebutnya.

Arbain membeberkan pengakuan FA kepada dirinya memperkuat dugaan kekerasan ini. Setelah kejadian, FA bersama tahanan lain yang mengalami hal serupa dimasukkan ke ruang isolasi agar tak ketahuan tahanan lain. “Klien saya sampai menangis minta agar dipindah dari Tahti, karena dia merasa ditekan, dan tidak tahan dengan siksaan yang dialami,” paparnya. 

Akibat cedera parah yang dialami kliennya, FA pun harus menjalani operasi. “Rencananya dilakukan hari ini. Operasinya di RS Bhayangkara,” terangnya.

FA bukan satu-satunya tahanan yang mengalami cedera parah dalam kasus ini. Dari penelusuran, ada tahanan titipan dari Ditreskrimsus yang belum diketahui identitasnya juga mengalami patah kaki. Dikonfirmasi perihal ini, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi belum bisa menjelaskan secara rinci dugaan kekerasan terhadap tahanan ini. “Saya cek dulu, dan pastikan dulu seperti apa,” ujarnya singkat. (*)

Editor : Indra Zakaria