Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pedagang Rugi Rp15 Juta, Setelah Beli Emas Campur Tembaga dari Dua Perempuan Muda

Radar Sampit • 2024-07-02 14:02:46
PENIPUAN: Dua orang wanita muda terekam kamera CCTV saat menawarkan kalung emas bercampur tembaga di PPM, Sampit, Sabtu (29/6/2024) lalu. (ISTIMEWA/TANGKAPAN LAYAR)
PENIPUAN: Dua orang wanita muda terekam kamera CCTV saat menawarkan kalung emas bercampur tembaga di PPM, Sampit, Sabtu (29/6/2024) lalu. (ISTIMEWA/TANGKAPAN LAYAR)

 

Fika (32), pedagang di toko perhiasan di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Sampit, Kotawaringin Timur tertipu saat melakukan jual beli emas. Bukannya emas murni yang didapat, Fika justru membeli kalung emas bercampur tembaga hingga merugi belasan juta rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/6/2024) akhir pekan lalu. Kejadian berawal saat dua orang wanita yang masih muda datang ke toko korban dan menawarkan kalung emas seberat 20 gram. ”Saat itu, mereka (pelaku) datang untuk menjual kalung emas ke toko saya dengan harga Rp 15 juta,” kata Fika kepada  Radar Sampit, Senin (1/7/2024).

Merasa tertarik, Fika mencoba untuk memeriksa kalung yang dijual dua wanita muda tersebut. Kalung tersebut seperti emas murni pada umumnya dan sepakat membeli emas itu seharga Rp 15 juta. ”Setelah 30 menit melakukan transaksi, emas tersebut kemudian saya bawa untuk dilakukan peleburan. Dan ternyata kalung tersebut hanya tembaga yang berlapis emas,” cerita Fika dengan nada kesal.

Merasa tertipu, perempuan yang berprofesi sebagai tenaga pendidik itu pun langsung syok dan melapor ke kantor polisi. ”Saat itu pelaku mengaku kalau mereka ingin kuliah di Sampit. Mereka beralasan menjual kalung itu untuk biaya kuliah. Ternyata, saya ketipu,” tukas Fika. (sir/fm)

Editor : Indra Zakaria