Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pendaki Gunung Halau-Halau Drop, Begini Kronologinya

izak-Indra Zakaria • 2023-10-02 13:35:00
LEMAS: Salah satu pendaki Gunung Halau-Halau yang mengalami drop dan meminta bantuan evakuasi.
LEMAS: Salah satu pendaki Gunung Halau-Halau yang mengalami drop dan meminta bantuan evakuasi.

 Seorang pendaki Gunung Halau-Halau di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengalami drop dan muntah-muntah di jalur pendakian Cawang antara Pos 3 – Pos 4 sejak Sabtu (30/9) malam. Korban bersama dua rekan lainnya terpaksa menunggu bantuan evakuasi dari puluhan relawan rescue gabungan yang sudah turun ke lapangan sejak Minggu (1/10) pagi.

Korban yang diketahui bernama Ayu berasal dari Banjarmasin. Ia bersama lima orang temannya yang berasal dari Batu Mandi dan Banjarmasin mendaki Gunung Halau-Halau pada Sabtu (30/9) siang. Mereka tercatat di buku tamu pendakian sebagai Yanur, Haris, Lida, Bunda Mimi, Ayu, dan Misna.

Namun, saat mereka mencapai jalur pendakian Cawang, Ayu tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan dan terbaring lemas. Dua rekan lainnya yang juga kelelahan menemani Ayu di lokasi tersebut.

“Saat mereka naik ke Halau-Halau, tapi sekalinya di Jalur Pendakian Cawang ada yang drop sudah, belum sampai puncak,” kata Alya, teman korban yang berada di bawah gunung. Alya mengatakan bahwa sekitar pukul 23.41 Wita tadi malam, Misna sempat menghubungi dirinya dan minta bantuan evakuasi. Misna mengatakan bahwa Ayu mengalami drop dan muntah-muntah.

“Korban tidak sanggup lagi untuk balik, bahkan ia sudah berupaya dievakuasi oleh teman-teman korban menggunakan tandu darurat,” ujar Alya. Sementara itu, tiga orang teman korban yang lain turun duluan untuk menghubungi relawan rescue di bawah gunung. Namun, mereka juga mengalami kesulitan karena logistik sudah habis dan senter penerangan minim.

“Ternyata sampai di Tiranggang (Pos 1), mereka tidak sanggup juga lagi untuk meneruskan perjalanan ke Basecamp Kiyu,” ungkap Alya. 

Terkait informasi itu, puluhan relawan rescue gabungan pun sudah merespons turun ke lapangan. Mulai dari Vertical Rescue Indonesia, Rescue Relawan Murakata, Trail Runners Meratus, Pokdarwis setempat, BPBD HST serta di Back Up Puskesmas Tandilang, dan sejumlah relawan lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Haryanto mengatakan pagi ini pihaknya sudah menerjunkan tim khusus untuk membantu evakuasi para pendaki. “Semoga dilancarkan dan dimudahkan dalam proses evakuasi,” katanya.

Kronologi

Sabtu (30/9) siang: Enam orang pendaki yang berasal dari Batu Mandi dan Banjarmasin mendaki Gunung Halau-Halau. Mereka tercatat di buku tamu pendakian sebagai Yanur, Haris, Lida, Bunda Mimi, Ayu, dan Misna.

Sabtu (30/9) malam: Ayu mengalami drop dan muntah-muntah di jalur pendakian Cawang antara Pos 3 – Pos 4. Dua rekan lainnya yang juga kelelahan menemani Ayu di lokasi tersebut. Tiga orang teman korban yang lain turun duluan untuk menghubungi relawan rescue di bawah gunung. Namun, mereka juga mengalami kesulitan karena logistik sudah habis dan senter penerangan minim.

Sabtu (30/9) malam sekitar pukul 23.41 Wita: Misna menghubungi Alya, teman korban yang berada di bawah gunung, dan minta bantuan evakuasi. Alya kemudian menghubungi relawan rescue gabungan untuk memberitahu kondisi korban dan teman-temannya.

Minggu (1/10) pagi: Puluhan relawan rescue gabungan turun ke lapangan untuk membantu evakuasi para pendaki. BPBD HST juga menerjunkan tim khusus untuk mendukung proses evakuasi. (mal/al/ram)

 
 

 

 
 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria