Jalan Barito, RT 24, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, di atas rerumputan, bayi berjenis kelamin perempuan di dalam kardus dibalut kain merah dan biru ditemukan Senin (13/5) malam. Penemu awal adalah anak-anak melintas.
SAMARINDA–Berjarak sekitar 500 meter dari jalan utama, lokasi pembuangan bayi berada di dalam jalan penghubung antara Jalan Moeis Hasan dan Perumahan Haji Saleh. Sekitar pukul 20.00 Wita, anak-anak yang melintas di kawasan tersebut mendengar tangisan bayi.
“Jadi anak-anak itu kaget, teriak ada bayi. Minta tolong. Kebetulan ada warga yang melintas. Warga itu kaget juga, ternyata bayi. Terus melapor ke sekitar. Warga sekitar menghubungi kami (Polsek Samarinda Seberang),” ungkap Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Bitab Riyani. Oleh warga kemudian sempat dibawa ke rumah ketua RT setempat. Demi memastikan kondisi bayi tersebut, dan selanjutnya dibawa ke bidan. “Habis ditemukan itu dibawa Bidan Maulia. Itu diperiksa dan ari-arinya dipotong di bidan tersebut,” sambung perwira menengah Polri berpangkat melati satu itu, Selasa (14/5).
Dalam video yang beredar, warga sekitar langsung mengangkat tubuh bayi tersebut. Bayi dalam kondisi bersih. Dugaannya bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap. Dari pemeriksaan awal, bayi tersebut baru berusia enam jam hingga akhirnya ditelantarkan di rerumputan pinggir jalan. “Kemungkinan seperti itu, karena ari-arinya masih menempel saat ditemukan,” sambung Bitab.
Menelusuri jejak lokasi kejadian, kawasan tersebut Ketika malam memang minim penerangan di jalan. Jika malam, pencahayaan mengandalkan penerangan rumah-rumah warga. Antar-rumah ada yang berdekatan, sebagian juga ada yang berjarak.
Warga sekitar yang ditemui harian ini kemarin hanya menunjukkan lokasi. “Enggak tahu kalau siapa yang buang, kemungkinan itu di antara waktu Magrib dan Isya. Yang lewat di sini (Jalan Barito) banyak. Kondisinya gelap juga kan, enggak ada lampu di situ,” ujar pria yang Namanya enggan dikorankan. Semalam, beberapa rumah juga terpantau didatangi polisi. “Ada dengar beberapa tetangga di sini, kayaknya cari informasi,” sambungnya.
Kembali ke Bitab, setelah diperiksa lebih detail, orangtua bayi perempuan tersebut diperkirakan melahirkan normal. “Tapi harus dipastikan semuanya. Kondisi bayinya alhamdulillah semakin membaik. Dan memang semalam (Senin) sempat dibawa ke bidan, dan tadi (kemarin) dibawa ke RSUD Inche Abdoel Moeis. Kami ingin memastikan benar-benar kondisi bayi tersebut,” tegasnya.
Bayi perempuan itu memiliki panjang 47 cm, lingkar kepala 32 cm, berat 2,4 kilogram. “Alhamdulillah refleksinya juga normal. Artinya memang benar-benar membaik. Nah, kalau siapa yang membuang apakah orangtua si bayi atau lainnya itu masih penelusuran anggota di lapangan,” tegasnya. Namun, Bitab menegaskan, sedari pagi handphone-nya cukup banyak yang menghubungi. Menanyakan ihwal bayi tersebut. “Banyak yang mau adopsi. Makanya nanti kami pastikan dulu bayi tersebut dirawat di Dinas Sosial,” kuncinya. (dra/k8)
Editor : Indra Zakaria