"Benar telah terjadi penganiayaan dan pelaku penganiayaan dinyatakan meninggal dunia. Kami masih dalami kasus ini,” singkat Kanit Reskrim Ipda Rizky Tovas. (*)
Kamis (17/10) malam sekitar pukul 20.50 Wita, warga Jalan Sumber Baru, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang geger. Bagaimana tidak, warga dihebohkan oleh aksi Ram (42) yang melakukan tindakan kekerasan terhadap SB.
Kekerasan yang dilakukan Ram terhadap SB terekam lewat Closed Circuit Television (CCTV) rumah warga di sana. Dalam rekaman itu, Ram berusaha melumpuhkan SB dengan cara menombak beberapa kali hingga korban terjatuh.
Setelah menganiaya korban, pelaku yang juga pernah terjerat kasus penganiayaan medio 2016 silam di tempat yang sama, meninggalkan korban begitu saja. Setelah ditombak beberapa kali, korban menyelamatkan diri. Korban mengalami luka parah namun masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
Menurut warga sekitar, kejadian tersebut dimulai sejak Magrib atau sekitar pukul 18.30 Wita. Pelaku ketika itu berteriak di permukiman di sana. "Dia teriak-teriak sampai habis isya itu. Tidak tahu kenapa dia berteriak," kata warga.
Tidak lama kemudian, SB keluar dari rumah. Pria yang mendapat serangan dari Ram itu sudah diingatkan oleh saksi untuk tidak mendekati pelaku. Namun tak lama kemudian, warga berteriak bahwa SB ini ditikam. "Kemudian saya keluar dan melihat SB sudah berlumuran darah. Dan langsung saya bawa ke rumah sakit. Karena kondisinya sudah cukup lemas. Tapi alhamdulillah bisa diselamatkan," imbuhnya.
Kembali ke insiden, pelaku panik melihat mobil polisi sudah tiba di lokasi kejadian. Dia pun melakukan perlawanan terhadap polisi dengan cara, melontarkan alat tombaknya ke arah mobil polisi. Upaya tersebut tak membuat polisi gentar. Justru sebaliknya, pelaku melarikan diri lantaran polisi langsung mengejarnya diikuti oleh warga di sana.
Pengejaran pelaku berujung tragis. Di sebuah masjid yang terletak di RT 5, dia dikeroyok warga. Dalam CCTV yang lain, tampak beberapa anggota polisi yang berusaha meredam amukan warga ketika itu pun cukup kesulitan. Pelaku pun terdesak hingga masuk ke parit besar. Namun pelaku tetap diserang oleh warga. Pelaku yang sempat dibawa ke RSUD I Moeis dinyatakan tewas.