Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap modus penipuan terbaru di mana sejumlah uang tiba-tiba masuk ke rekening tanpa diketahui asal-usulnya. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menjelaskan bahwa modus ini seringkali dikaitkan dengan pinjaman online ilegal.
"Pelaku biasanya akan menghubungi korban setelah dana masuk, dengan berbagai alasan seperti kesalahan transfer atau menawarkan keuntungan jika dana tersebut diinvestasikan," ujar Yuliyanto. "Korban kemudian diminta untuk melakukan tindakan tertentu, seperti mentransfer dana ke rekening lain atau memberikan informasi pribadi."
Untuk menghindari menjadi korban penipuan semacam ini, Yuliyanto memberikan beberapa tips:
- Jangan mudah percaya: Jangan langsung percaya pada orang yang mengaku-ngaku sebagai pihak bank atau lembaga keuangan lainnya.
- Laporkan ke bank: Segera laporkan ke bank jika menemukan adanya transaksi yang mencurigakan.
- Blokir nomor telepon dan akun: Blokir nomor telepon atau akun media sosial yang mencurigakan.
- Jangan klik tautan atau buka lampiran: Hindari membuka email atau pesan yang mencurigakan.
"Jika Anda merasa menjadi korban penipuan, segera laporkan ke polisi," tegas Yuliyanto.(*)
Editor : Indra Zakaria