Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Waria Pemilik Salon Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Redaksi • 2025-09-25 11:30:00
EVAKUASI: Aparat Kepolisian saat mengevakuasi jenazah korban pemilik salon di Rantau Pulut, Kabupaten Seruyan. (Istimewa)
EVAKUASI: Aparat Kepolisian saat mengevakuasi jenazah korban pemilik salon di Rantau Pulut, Kabupaten Seruyan. (Istimewa)

 

KUALA PEMBUANG- Warga Kelurahan Rantau Pulut, Kabupaten Seruyan, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang waria pemilik salon dan rias pengantin berinisial A (53). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi penuh luka pada Rabu (24/9/2025).

Penemuan bermula dari kecurigaan keluarga yang sejak Selasa (23/9/2025) lalu mendapati salon milik A selalu tertutup rapat. Karena tak kunjung ada kabar, pihak keluarga memutuskan membuka pintu sekitar pukul 09.00 WIB. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati korban tergeletak bersimbah darah di dalam rumah yang juga menjadi tempat usahanya.

Seorang kerabat korban, Hendra, mengungkapkan bahwa kondisi dalam rumah menunjukkan adanya tanda-tanda perkelahian. “Kalau dilihat, bentroknya kemungkinan di kamar, terus berlanjut sampai ke dapur. Ada kayu yang diduga dipakai pelaku juga tertinggal di sana,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (24/9) siang.

Menurut Hendra, bercak darah tidak hanya terdapat di kamar, tetapi juga di sebagian ruang usaha hingga ke dapur. Hal itu memperkuat dugaan bahwa korban sempat ada cekcok sebelumnya.

Dari keterangan warga, beberapa hari sebelumnya, tepatnya Sabtu (20/9/2025), terlihat seorang pria tak dikenal berada di rumah korban. Pria tersebut disebut-sebut didatangkan langsung oleh korban dengan membayarkan ongkos travelnya.

Namun, dugaan semakin kuat setelah terungkap bahwa pria tersebut sempat memesan travel pada Selasa (23/9/2025) dini hari. Karena tidak ada keberangkatan pada waktu subuh, keberangkatan diganti pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Anehnya, pria itu dijemput bukan di rumah korban, melainkan di sebuah lokasi yang sepi penduduk. Kapolsek Seruyan Tengah, AKP Nanang Mauludi saat dikonfirmasi Radar Sampit juga membenarkan kejadian tidak pidana pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Rantau Pulut tersebut.

Nanang mengungkapkan bahwa pada Selasa (23/9/2025) dini hari, tetangga sempat mendengar bunyi teriakan yang diduga berasal dari rumah dan tempat usaha korban, namun tidak direspon karena masih dalam kondisi tertidur.

"Saat tiba di TKP kami langsung olah Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan ialah, sepotong kayu berukuran 54 cm, 1 lembar baju milik korban, 1 buah handpohone, sepasang sendal, 1 buah dompet warna hitam, dan 1 buah dompet kecil warna merah. "Kita juga melakukan visum et repertum dan mendatangi beberapa saksi, dan akan melakukan proses lidik sidik lebih lanjut," pungkasnya. (rdw)

Editor : Indra Zakaria