Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gerak Cepat Polres Lamandau: Terduga Pembunuh HN Ditangkap, Ternyata Teman Dekat Korban

Redaksi Prokal • 2026-01-26 10:40:00
EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi mayat perempuan tanpa identitas di parit pinggir jalan di Kota Nanga Bulik, Lamandau, Minggu (25/1/2026) (Ria Mekar/Radar Sampit)
EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi mayat perempuan tanpa identitas di parit pinggir jalan di Kota Nanga Bulik, Lamandau, Minggu (25/1/2026) (Ria Mekar/Radar Sampit)

NANGA BULIK – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa seorang ibu tunggal di Nanga Bulik menemui titik terang. Kurang dari 24 jam sejak jasad berinisial HN (28) ditemukan mengapung di parit Jalan Mas Kaya Pangaruh, aparat kepolisian dikabarkan telah berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku utama.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pria yang ditangkap tersebut merupakan orang terdekat korban yang diduga memiliki hubungan spesial. Meski identitas detail pelaku belum dibeberkan secara resmi, penangkapan ini menjadi jawaban atas keresahan warga Nanga Bulik yang digegerkan oleh penemuan mayat pada Minggu (25/1) pagi tersebut.

Korban HN sendiri merupakan warga asal Kotawaringin Barat yang merantau ke Lamandau untuk mengadu nasib. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, terutama dua buah hatinya yang masih balita. Sejak identitasnya terungkap, berbagai platform media sosial dipenuhi ucapan duka cita dari kerabat dan rekan korban.

Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono melalui Kasatreskrim AKP Jhon Digul Manra mengonfirmasi bahwa jasad korban telah menjalani prosedur autopsi di RSUD Abdul Gani untuk memperkuat bukti-bukti kekerasan fisik yang ditemukan di TKP, termasuk luka tusuk di bagian punggung.

"Kami terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti tambahan. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif," ujar AKP Jhon.

Penyidik kini tengah mendalami motif di balik aksi keji tersebut serta menyusun kronologi lengkap kejadian. Kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak berwajib agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.(*)

Editor : Indra Zakaria