PROKAL.CO, TENGGARONG - Seorang siswa kelas satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tega menikam teman sekelasnya sendiri, Rabu (25/2/2026).
Bukan tanpa sebab, terjadinya penikaman ini didasari dendam terpendam. Sebagaimana pelaku merupakan korban bullying dari teman sekelasnya—sehingga mendorong aksi penikaman dengan pisau dapur ini.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, kejadian terjadi di pagi hari. Saat waktu istirahat, pelaku mendapati korban sedang tidur santai. Korban kemudian dibangunkan, dan pelaku melangsungkan penikaman di kaki korban.
"Pelaku membangunkan korban, kemudian ditikam kaki kirinya sebanyak lima kali. Korban lari ke depan kelas untuk mendapatkan perbantuan," sebut Hari.
Dari kasus ini, Polsek Loa Kulu telah mengamankan pelaku yang masih di bawah umur ke Mapolsek. Beserta tiga bilah pisau dapur dan satu unit smartphone milik pelaku sebagai Baramg Bukti (BB).
Untuk korban sendiri sudah dibawa ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dari interogasi dengan pelaku, Hari menyebut aksi penikaman ini terjadi akibat pelaku yang sudah tak bisa memendam amarah akibat bullying.
"Beliau melakukan aksinya akibat dibully," lanjutnya.
Hari menyebut kasus ini menjadi pengingat bahwa rasa sakit akibat perundungan tidak boleh dibalas dengan kekerasan. Empati, pendampingan, dan penegakan hukum yang adil menjadi jalur yang ditempuh kepolisian.
"Segala bentuk kekerasan dengan alasan apa pun, tidak dapat dibenarkan. Bullying harus dihentikan, namun penyelesaiannya tetap harus melalui jalur hukum dan pendekatan yang bijak, kami imbau masyarakat lebih berhati-hati," tutupnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria