PALANGKA RAYA – Aksi perampokan bersenjata tajam kembali menggegerkan wilayah Kalimantan Tengah, kali ini menyasar gerai Alfamart di Jalan Garuda, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Insiden mencekam tersebut terjadi pada Rabu malam saat karyawan toko sedang bersiap untuk menutup operasional gerai, namun tiba-tiba dua orang pelaku masuk dan melakukan pengancaman.
Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda Rakhmad Razib, menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan senjata tajam dan sepotong kayu untuk mengintimidasi pegawai agar tidak melakukan perlawanan. “Berdasarkan keterangan saksi, kerugian yang dialami pihak toko sekitar Rp11.000.000, terdiri dari uang tunai kurang lebih Rp9.000.000 serta rokok senilai sekitar Rp2.000.000,” ujar Rakhmad saat memberikan keterangan pada Kamis kemarin.
Dalam penanganan awal di lokasi kejadian, petugas kepolisian berhasil menemukan barang bukti penting yang diduga tertinggal atau dibuang oleh pelaku. “Petugas mengamankan satu buah senjata tajam berbentuk arit yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, barang bukti itu ditemukan di sekitar TKP dan kini diamankan guna kepentingan penyelidikan,” tambah Rakhmad.
Tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, dan unit Jatanras Polresta Palangka Raya bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh untuk memburu para pelaku. Petugas juga telah mengantongi rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengidentifikasi ciri-ciri kedua perampok tersebut serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
Rakhmad menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ia juga meminta para pelaku usaha, terutama yang beroperasi hingga larut malam, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sistem keamanan seperti CCTV berfungsi dengan optimal.
Menutup keterangannya, Rakhmad berharap langkah cepat yang diambil aparat dapat menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Palangka Raya. “Dengan langkah cepat aparat kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria