Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Niat Melerai Berujung Petaka: Warga Sampit Terkena Sabetan Parang di Kawasan Eks Golden

Redaksi Prokal • 2026-03-07 10:15:00

ilustrasi penimpasan
ilustrasi penimpasan

SAMPIT- Ketegangan pecah di kawasan belakang Eks Golden, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Kamis (5/3/2026) pagi. Sebuah insiden perkelahian yang awalnya melibatkan dua pihak justru memakan korban dari warga yang berniat baik. Pria berinisial D, yang saat itu berupaya melerai pertikaian agar tidak semakin meluas, harus dilarikan ke fasilitas medis setelah terkena sabetan senjata tajam jenis parang di tengah hiruk-pikuk perkelahian tersebut.

Pihak kepolisian dari Polsek Ketapang segera bergerak cepat merespons laporan warga. Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis mengonfirmasi bahwa korban D bukanlah pelaku utama dalam pertikaian tersebut, melainkan orang ketiga yang mencoba menghentikan aksi kekerasan. Sayangnya, ayunan senjata tajam dari salah satu pelaku mengenai tubuh korban hingga mengakibatkan luka robek yang cukup serius.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap dan motif di balik perkelahian tersebut. Petugas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi Eks Golden. Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian juga tengah dimintai keterangan secara intensif untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam aksi anarkis ini.

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya membawa senjata tajam di ruang publik. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap tenang dan segera melapor kepada aparat jika melihat potensi keributan, alih-alih mencoba mengintervensi tanpa pengamanan yang memadai. Penyelidikan terus berlanjut, dan polisi berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku yang telah mengganggu ketertiban umum dan melukai warga sipil.(*)

Editor : Indra Zakaria