BALIKPAPAN – Ketenangan warga di kawasan Bukit Cinta, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, pecah pada Kamis (7/5/2026) dini hari. Sebuah kardus misterius yang ternyata berisi jasad bayi ditemukan warga, memicu kecurigaan yang berujung pada penangkapan empat orang oleh pihak kepolisian.
Kejadian ini bermula saat sejumlah warga merasa curiga melihat gerak-gerik sekelompok orang yang tampak aneh di lokasi kejadian. Setelah mendapatkan laporan, aparat kepolisian langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan jasad bayi malang tersebut.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kasat Reskrim AKP Agus Fitriadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan empat individu yang berada di lokasi saat mayat bayi tersebut ditemukan.
“Benar, kami mengamankan empat orang pada Kamis dini hari. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang curiga terhadap gerak-gerik mereka di kawasan Bukit Cinta,” ujar AKP Agus Fitriadi saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Polisi mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa dari empat orang yang diamankan, dua di antaranya diduga kuat merupakan orang tua kandung dari bayi tersebut. Keempatnya diamankan saat diduga hendak memakamkan jasad bayi itu secara diam-diam.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Balikpapan masih bekerja keras melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap tabir di balik kematian bayi malang tersebut. Polisi juga tengah mendalami peran masing-masing orang yang diamankan guna memastikan apakah ada unsur pidana dalam kejadian ini.
“Empat orang yang kami amankan di antaranya adalah orang tua bayi. Kami masih mendalami peran masing-masing dan memastikan penyebab kematian bayi tersebut,” tegas Agus.
Jasad bayi tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib hingga motif serta kronologi lengkap kasus ini terungkap ke publik. (*)
Editor : Indra Zakaria