SAMPIT – Keriuhan pesta pernikahan di Jalan Eks Sarpatim, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) seketika berubah menjadi tragedi mencekam. Sebuah bentrokan berdarah meletus di lokasi acara pada Sabtu (27/6) dini hari, mengakibatkan seorang pria tewas mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban lainnya menderita luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kekacauan tersebut pecah sekitar pukul 01.00 WIB, tepat sesaat setelah acara hiburan musik organ tunggal yang memeriahkan pesta tersebut dibubarkan. Situasi yang awalnya kondusif mendadak memanas ketika terjadi gesekan yang berujung pada aksi perkelahian tidak seimbang, di mana diduga dua orang terlibat baku hantam sengit melawan tiga orang.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Singgih Teguh, membenarkan terjadinya insiden maut di wilayah hukumnya tersebut. Pihak kepolisian pun langsung bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi untuk mengusut tuntas motif di balik pertikaian tersebut.
"Benar, telah terjadi peristiwa tersebut. Saat ini anggota kami sedang bergerak melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap identitas para pelaku serta penyebab utama kejadian," terang Singgih saat dikonfirmasi via sambungan telepon.
Senada dengan pihak kepolisian, Lurah Kuala Kuayan, Dadang Arianto, juga membenarkan adanya peristiwa berdarah yang menewaskan warganya tersebut setelah menerima laporan awal dari Ketua RT setempat. Dadang menjelaskan bahwa insiden itu murni terjadi di luar jam acara, saat panggung hiburan sudah tidak beraktivitas lagi.
Hingga saat ini, pematik utama yang menyulut emosi kedua belah pihak hingga tega melakukan aksi pembacokan dan penganiayaan berat tersebut masih menjadi misteri. Salah satu korban yang mengalami luka sabetan senjata tajam sempat dievakuasi oleh warga ke puskesmas terdekat guna mendapatkan pertolongan darurat. Namun, akibat pendarahan hebat dan luka yang terlalu serius, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Sementara satu korban luka parah lainnya masih dalam penanganan intensif dokter.
Kondisi di sekitar lokasi kejadian saat ini dilaporkan mulai mereda, namun riak kecemasan masih membayangi warga setempat. Masyarakat di wilayah utara Kotim tersebut sangat berharap jajaran kepolisian dari Polsek Mentaya Hulu dan Polres Kotim dapat segera meringkus para pelaku yang saat ini dikabarkan melarikan diri dan masih dalam pengejaran intensif, agar kepastian hukum segera tegak dan situasi kamtibmas kembali kondusif. (*)
Editor : Indra Zakaria