Frustrasi Cari Pacar: Emosi Memuncak saat Makan Bakso, Teman Dihantam Keling Besi hingga Berujung Penjara

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 08:10 WIB
ilustrasi borgol
ilustrasi borgol

 
PROKAL.CO- Niat hati ingin memadu kasih, seorang pemuda di Palangka Raya justru harus memendam pilu di balik jeruji besi. MR alias Rokit terpaksa berurusan dengan meja hijau Pengadilan Negeri Palangka Raya akibat emosinya yang tak terkendali saat mencari sang kekasih yang tak kunjung ditemukan.

Insiden berdarah ini bermula ketika Rokit bersama rekannya, Yu, berkeliling Kota Palangka Raya untuk melacak keberadaan pacarnya. Usaha yang tak membuahkan hasil hingga larut malam membuat kondisi emosional Rokit tidak stabil dan lelah. Sekitar pukul 03.00 WIB, keduanya memutuskan berhenti untuk mengisi perut dengan memesan bakso di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.

Saat sedang menikmati pesanan baksonya, korban bernama TAS datang menghampiri dan berusaha bergabung dalam obrolan. Namun, suasana hati Rokit yang sedang kurang bersahabat membuatnya merasa tersinggung dan terganggu oleh kehadiran TAS.

"Tanpa berpikir panjang, Rokit langsung merogoh kantong celananya dan mengeluarkan keling—alat pemukul berbahan besi—lalu menghantamkannya ke arah korban sebanyak dua kali."

Akibat serangan mendadak tersebut, Tedy menderita luka parah di bagian kepala. Berdasarkan Visum et Repertum dari RS Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, korban mengalami luka terbuka di pelipis kiri dan telinga kiri, serta memar di belakang telinga akibat benturan benda tumpul.

Proses hukum pun berjalan hingga ke meja persidangan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya akhirnya menjatuhkan vonis lima bulan penjara kepada Rokit setelah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai dakwaan subsidair. Selain hukuman kurungan yang dipotong masa tahanan, Rokit juga dibebankan membayar biaya perkara.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat luas agar mampu mengendalikan emosi di situasi sulit. Usaha mencari pasangan hidup seharusnya dilakukan dengan kepala dingin, bukan malah berujung pada aksi kekerasan yang berbuah hukuman pidana. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : Kalteng Pos
kalteng