PROKAL.CO, TENGGARONG – Kedatangan seorang pria ke sebuah majelis taklim bernama Majelis Al-Mukhayyar di Jalan Mangkurawang Dalam, RT 9, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) membawa kejutan.
Yang awalnya dikira hendak singgah untuk beribadah, pria tersebut justru terekam kamera pengawas diduga mengambil uang dari dua kotak amal.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Aksi pria tersebut terekam CCTV yang terpasang di sekitar majelis taklim. Pemilik majelis taklim, Muhammad Noval Gazali menyampaikan dugaan pembobolan ini usai melihat aksi yang bersangkutan—usai berpindah dari kotak amal pertama ke selanjutnya.
“Dari yang kami lihat beliau berpindah ke kotak amal yang satunya, baru kami sadar ternyata dibobol dan uangnya diambil,” kata Noval saat dihubungi wartawan.
Berdasarkan rekaman CCTV, pria tersebut memiliki postur tubuh besar dengan tinggi lebih dari 170 sentimeter. Meski demikian, Noval belum dapat memastikan pakaian yang digunakan. Namun terlihat menggunakan jaket warna hijau atau hitam, celana jins dan membawa tas selempang.
“Memang ada dua kotak amal yang didatangi, tapi kami belum dapat memastikan nominal yang diambil. Karena kotak amal biasanya dibuka dan dihitung setiap satu pekan sekali. Tetapi kalau sampai sejuta sepertinya tidak, yang pasti ratusan ribu,” ujarnya.
Menurut Noval, majelis taklim tersebut memang kerap digunakan warga untuk singgah dan melaksanakan salat. Kondisi itu membuat pihak pengelola sempat mengira kedatangan pria tersebut untuk beribadah.
Kejadian ini bukan pertama kalinya, dahulu juga pernah terjadi. Namun, pengelola majelis taklim belum memasang CCTV sehingga tidak ada rekaman untuk mengetahui orang yang diduga mengambil uang tersebut.
“Kalau kejadian dulu sempat juga, tapi sudah lama. Waktu itu belum ada CCTV, jadi kami tidak bisa melihat siapa pelakunya,” ungkapnya.
Untuk kejadian terbaru, pengelola belum membuat laporan resmi ke kepolisian. Kejadian tersebut baru disampaikan kepada pihak kelurahan dan rencananya akan ditindaklanjuti. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co