PROKALCO, TERING- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memacu pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman guna memutus isolasi geografis. Penanganan ruas jalan strategis yang menghubungkan Tering di Kutai Barat menuju Ujoh Bilang di Mahakam Ulu sepanjang 31,53 kilometer dipastikan akan rampung dan mulus sepenuhnya pada tahun 2026. Kehadiran akses darat yang representatif ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi distribusi barang dan jasa sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan hulu sungai.
Realisasi proyek ini membawa angin segar bagi efisiensi transportasi di Kalimantan Timur. Jika jalur ini telah tersambung sempurna, perjalanan darat dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu diperkirakan hanya memakan waktu sekitar dua jam. Durasi tersebut jauh lebih singkat dibandingkan menggunakan jalur sungai yang memakan waktu hingga enam jam dengan biaya transportasi yang cenderung lebih mahal.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, memberikan atensi khusus dengan meminta alokasi APBD 2026 sebesar Rp90 miliar dioptimalkan untuk menuntaskan sisa pengerjaan. Saat melakukan peninjauan lapangan bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah, Gubernur menegaskan agar pengerjaan dilakukan secepat mungkin demi kepentingan warga Mahakam Ulu. Meskipun masih terdapat sembilan titik yang belum rampung akibat medan yang berat, pemerintah berkomitmen untuk tidak menunda waktu pelaksanaan.
Berdasarkan data teknis, total ruas jalan yang telah dikerjakan hingga saat ini mencapai 23,91 kilometer dengan konstruksi perkerasan kaku atau rigid pavement. Sisa pekerjaan sepanjang 7,65 kilometer dijadwalkan akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2026. Pembangunan ini merupakan hasil pengerjaan bertahap yang telah dimulai sejak tahun 2023 dan mengalami peningkatan volume pengerjaan yang signifikan pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, merincikan bahwa pada tahun 2025 pekerjaan terbagi dalam empat paket utama untuk memastikan efektivitas pembangunan. Fokus utama saat ini adalah menuntaskan beberapa titik yang belum tertangani agar sebelum akhir tahun 2026, seluruh ruas jalan Tering hingga Ujoh Bilang sudah fungsional secara maksimal. Target ini menjadi acuan penting dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur.
Editor : Indra Zakaria